www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Enam Tersangka Oknum Polres Meranti Penganiaya Apriadi Resmi Ditahan Bid Propam
 
HET Elpiji 3 Kg Naik, Dewan: Sudah Ditimpa, Dihimpit Lagi
Jumat, 30/10/2015 - 12:23:05 WIB
<font size="2">Ketua Komisi B DPRD Riau, Marwan Yohanis.</font>
Ketua Komisi B DPRD Riau, Marwan Yohanis.
TERKAIT:
 
  • Partisipasi Masyarakat Rohil Ikut Tax Amnesty Cukup Tinggi
  • Pemerintah Batal Cabut Subsidi Elpiji 3 Kg
  • Komisi II Tak Permasalahkan HET Elpiji 3 Kg Naik
  •  

    PEKANBARU - Naiknya Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji ukuran 3 Kg menjadi Rp18000 ribu pertabung di Kota Pekanbaru memang disayangkan sejumlah masyarakat. Harga yang sebelumnya Rp16000 pertabung kini naik senilai Rp2000. Hal tersebut juga disayangkan oleh anggota DPRD Riau.

    Ketua Komisi B DPRD Riau, Marwan Yohanis yang membidangi Perdagangan dan Perekonomian menyayangkan kebijakan tersebut. "Komisi B sangat menyayangkan tindakan-tindakan yang menaikan bahan pokok untuk masyarakat. Dalam keperihatinan ini sebaiknya pemerintah setidaknya kalau tidak bisa menurunkan harga minimal mempertahankan harga yang sudah ada. Sehingga daya beli masyarakat yang lesu ini bisa bergairah kembali," jelas Marwan Yohanis, Jumat (30/10/2015), kepada halloriau.com.

    Menurutnya, seharusnya kehadiran pemerintah bisa mengeluarkan kebijakan yang bisa meringankan masyarakat dan bukan memberatkan masyarakat, terutama saat kondisi ekonomi masyarakat yang sedang lesu saat ini.

    "Nah, kalaulah pemerintah dalam kondisi seperti ini tidak dapat melindungi masyarakat untuk apa pemerintah ini hadir. Pemerintah hadir kemudian negara ada untuk melayani kepentingan masyarakat. Nah, janganlah ada pikiran untuk itu dan carilah solusi lain. Karena orang bijak mencari solusi bukan semata-mata memikirkan bagaimana penerimaan daerah ini naik. Kalau kebijakan yang membebankan masyrakat untuk apa pemerintah hadir," sambungnya.

    Menurutnya kebijakan seperti itu perlu dilakukan evaluasi terlebih Riau yang baru dilanda bencana kabut asap. "Harapan kita pemerintah bisa meningkatkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Masa dalam kondisi baru ditimpa kabut asap, bencana kemudian dihimpit lagi dengan kebijakan yang tidak memihak rakyat. Sudah kering mengering, sudah keluh mengeluh, tetapi juga masih ditambah dan menaikan seperti ini. Sebaiknya ini dievaluasi semua kebijakan yang membenakan pemerintah," tutupnya.

    Penulis : Aan Ramdani
    Editor : Yusni Fatimah





    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Enam Tersangka Oknum Polres Meranti Penganiaya Apriadi Resmi Ditahan Bid Propam
  • Bentuk Kerjasama dan Sinergi BRK dan RSUD Provinsi Kepri
  • APBD Meranti 2017 Disahkan Rp1,2 Triliun
  • Dari Info Warga, Satuan Resnarkoba Polres Kuansing Amankan 2 Tersangka Narkotika
  • Tiga Alasan Terbaik untuk Biasakan Bangun Pagi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Soft Launching Whiz Hotel Pekanbaru
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved