Petani Keluhkan Harga Karet Merosot
Kamis, 17 Mei 2012 - 16:54:52 WIB
BENGKALIS-Nasib petani karet saat ini tengah apes. Tak hanya kendala hujan yang sering turun pada malam hari yang membuat petani tak dapat menoreh, harga karet pun dari minggu ke minggu terus menurun.
Jika pada awal Mei harga karet masih berkisar pada harga Rp13.000/kg, namun memasuki minggu ketiga, harga turun drastis menjadi Rp9000/kg. Turunnya harga karet yang cukup drastis ini di pulau Bengkalis ini membuat para petani kelimpungan. Mereka kewalahan untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Maryati, seorang petani karet di Bantan Kamis (17/5) mengaku kaget, saat menjual karet yang baru dua hari ditorehnya pada Rabu (16/5). Toke yang menampung karetnya hanya memberikan hasil penjualan karetnya sebanyak 11 kg sebesar Rp99.000.
''Saya heran kok hanya Rp99.000 karet saya dihargai. Setelah saya tanya ke toke, katanya harga karet hanya Rp9.000/kg. Padahal tiga hari sebelumnya masih mencapai Rp13.000/kg,'' katanya.
Dengan harga yang hanya Rp9000/kg tuturnya lagi, ditambah lagi keadaan cuaca yang tak mendukung untuk menoreh pohon karet, petani makin sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena hanya dari karet sematalah, penghasilan yang diharapkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Zul
Komentar (2 Komentar)
@ tugiono, 28 Mei 2012 | 21:18:50 WIB klo hrg krt trn maka ptn susah blnja ,apalagi ini mau mendekati bln puasa klo bs naiklah hrg krt
@ Zul, 06 Juni 2012 | 02:13:35 WIB Tlg la pemerintah,prhtkn hrg krt dn swit,kok anjlok trus.
Isi Komentar :