www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Penjaringan Bupati dan Wakil Bupati Meranti, Bawaslu Ingatkan Praktik Pungutan Uang
 
Indosat Bidik 1 Juta Pengguna Internet Pemula dalam Setahun
Rabu, 16/10/2019 - 20:01:00 WIB

PEKANBARU - Indosat Ooredoo menargetkan satu juta pengguna internet pemula hingga Oktober 2020. Target ini terutama menyasar masyarakat di Pulau Kalimantan dan Sulawesi.

VP head of mobile financial service & new business Indosat Ooredoo, Hendry Syaputra mengatakan pihaknya menggandeng Facebook lewat program literasi digital 'Internet 101' untuk mewujudkan target tersebut.

"Mulai hari ini sampai Oktober 2020, kami berharap dapat meraih satu juta pengguna internet pemula di Indonesia dengan menitiberatkan di Kalimantan dan Sulawesi untuk mendapatkan pengalaman bagaimana menggunakan internet yang baik dan aman," ungkap Hendry kepada awak media di kantor Indosat Ooredoo, Jakarta Pusat, Selasa (15/10), seperti yang dilansir dari cnnindonesia.

Selain menggandeng Facebook, Hendry mengatakan juga melibatkan retail dan toko-toko eksklusif untuk memberikan literasi digital kepada konsumen.

Nantinya ketika mendatangi retail dan toko, calon konsumen akan disuguhkan sebuah video penjelasan internet dan bagaimana menggunakan media sosial.

"Video soal bagaimana menggunakan internet dan media sosial dibuat dengan durasi 15 sampai 30 detik supaya lebih efisien," imbuhnya.

Menyoal ekspansi jaringan 4G, pada April 2018 lalu, Indosat telah mengalokasikan Rp8 triliun untuk belanja modal perusahaan. Setidaknya 80 persen dari alokasi belanja modal itu akan digunakan untuk investasi jaringan.

Dengan demikian, dari total Rp8 triliun, Rp6,4 triliun di antaranya digunakan untuk perluasan jaringan 4G. Sedangkan 20 persen sisanya akan digunakan untuk investasi non jaringan seperti kebutuhan teknologi informasi (TI).

Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyebut ada 171, 17 juta pengguna internet di Indonesia pada 2018. Jumlah ini setara dengan 64,8 persen dari total penduduk Indonesia yang menggunakan internet.

APJII mengatakan kontribusi penyumbang penetrasi internet masih ada di Pulau Jawa. Provinsi Jawa Barat 41,7 persen menduduki peringkat pertama. Disusul Jawa Timur 41,1 persen, Banten 35 persen, Jawa Tengah 28,6 persen, DI Yogyakarta 26,3 persen dan terakhir DKI Jakarta 19,6 persen.

Sedangkan data GSMA Mobile Economy Report tahun 2019 menunjukkan, penetrasi mobile internet diprediksi akan tumbuh hingga 69 persen pada tahun 2025. Artinya, ada 24 juta orang di Indonesia yang akan masuk ke ranah daring.

Namun, GSMA mencatat masih ada kesenjangan digital antara penduduk di kota besar dan pedesaan sekitar 45 persen. Selain itu riset GSMA juga menunjukkan bahwa setidaknya 97 persen populasi di Indonesia belum memiliki ponsel pintar khususnya di area pedesaan.*

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Penjaringan Bupati dan Wakil Bupati Meranti, Bawaslu Ingatkan Praktik Pungutan Uang
  • Bayu Aji, Ahmad Ijazi, dan Monda Juara Lomba Sastra Siak
  • Saat Tebang Pohon di Kebun Kopi Miliknya, Petani Diterkam Harimau hingga Tewas
  • Ini 5 Sifat Istri yang Buat Rezeki Suami Mengalir Deras
  • Kerugian Miliaran, Lima Pencuri Minyak PT Chevron di Pipa Saluran Jalan Lintas Timur Ditangkap
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Press Conference Asuransi Astra
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved