www.halloriau.com  
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Rencana Ibu Kota Pindah ke Kaltim, LIPI: Lebih Berpotensi Gempa dari Wilayah Kalimantan Lainnya
 
RAPP Raih Penghargaan Bendera Emas SMK3 dari Menteri Ketenagakerjaan
Selasa, 23/04/2019 - 06:10:43 WIB
Menteri Ketenagakerjaan RI M Hanif Dhakiri memberikan penghargaan kepada PT RAPP yang diwakili oleh Corporate Affairs Director APRIL Group Agung Laksamana sebagai perusahaan yang menerapkan SMK3.
Menteri Ketenagakerjaan RI M Hanif Dhakiri memberikan penghargaan kepada PT RAPP yang diwakili oleh Corporate Affairs Director APRIL Group Agung Laksamana sebagai perusahaan yang menerapkan SMK3.
TERKAIT:

JAKARTA - Menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di lingkungan kerja dengan baik, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) meraih Bendera Emas untuk 12 wilayah operasional yaitu, Estate Mandau, Pelalawan, Langgam, Teso, Logas, Cerenti, Baserah, Ukui, Meranti, Tasik Belat, Pulau Padang dan Kantor Pusat (HO). 

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri SAg MSi dalam sambutannya mengatakan penghargaan ini merupakan salah satu instrumen mendorong penerapan k3 semakin diterapkan dan dioptimalkan.

"Saya mengajak semua pihak untuk sama sama mendorong penerapan K3 bisa terwujud di seluruh wilayah Indonesia. Masalah K3 jangan dianggap sebagai beban,tapi untuk masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Pihaknya ingin menyamakan pandangan bahwa K3 itu adalah investasi yang baik sehingga produktivitas dan keselamatan kerja bisa ditingkatkan.

"Ke depan kita memiliki kepentingan untuk mendorong ini, tidak hanya K3 ditempat kerja namun juga komunitas dan masyarakat. Saya ucapkan selamat kepada perusahaan yang mendapatkan zero accident pada malam ini, saya berharap perusahaan2 ini bisa menjadi contoh dan role model untuk perusahaan lain," tuturnya.

Corporate Affairs Director APRIL Group Agung Laksamana mengatakan penghargaan ini sesuai dengan Core Value perusahaan PT RAPP yang merupakan bagian dari APRIL dalam menerapkan aspek K3 sebagai hal yang sama pentingnya dengan fungsi bisnis maupun operasional di setiap lingkungan kerja serta dalam keseharian. Perusahaan PT RAPP menerapkan SQPC (Safety Quality Production Cost).

"Khusus Safety dengan slogan “Safety starts with me” atau keselamatan dimulai dari saya , menjadikan pekerja peduli akan APD dan patuh terhadap standard operating prosedur perusahaan sehingga hal ini membuat perusahaan mampu mempertahankan sertifikasi SMK3 yang kedua kalinya," ujar Agung.

OHS Head RAPP Inra Gunawan mengatakan penerapan SMK3 tidak hanya untuk menjamin keselamatan para pekerja dari setiap institusi yang ada di RAPP baik Divisi Foresty maupun Divisi Pabrik, tetapi juga untuk menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, dan efisien untuk mendorong produktivitas.

"Setiap organisasi diharuskan untuk menerapkan SMK3 guna melindungi tenaga kerja dan mitra kerja terhadap resiko keselamatan dan kesehatan kerja sesuai dengan Undang-Undang No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, PP no 50/2012 tentang SMK3 dan UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. 

"Kami menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak hanya di Estate atau Kebun PT  RAPP tapi juga dilingkungan kantor pusat dan pabrik," tuturnya.

Dalam Penghargaan K3 Tahun 2019 kali ini, penghargaan kecelakaan nihil (zero accident) diberikan kepada 1.052 perusahaan. Penghargaan SMK3 diberikan kepada 1.466 perusahaan. Penghargaan program pencegahan HIV - AIDS di tempat kerja di berikan kepada 172 perusahaan, dan penghargaan pembina K3 terbaik untuk 17 gubernur.

Jumlah perusahaan yang mendapatkan penghargaan kecelakaan nihil tahun 2018 sebanyak 952 perusahaan dan untuk tahun 2019 sebanyak 1.052 perusahaan, mengalami peningkatan sebesar 9,5%.

Perusahaan yang telah menerapkan SMK3 yang dibuktikan dengan hasil audit eksternal dan mempunyai sertifikat SMK3 tahun  2019 sebanyak 1466 perusahaan yang mendapatkan sertifikat SMK3. Kesadaran perusahaan dalam menjalankan Program pencegahan dan penanggulangan HIV - AIDS (P2HIV - AIDS) ini juga mengalami peningkatan, pada tahun 2018 sebanyak 123 perusahaan, dan tahun 2019 sebanyak 172 perusahaan sehingga mengalami peningkatan sebesar 28,5%.

Penghargaan K3 merupakan agenda tahunan Kemnaker yang bertujuan untuk meningkatkan pelaksanaan K3 kepada perusahaan, pemerintah daerah, pekerja, dan berbagai pihak yang terkait dalam penerapan K3. Penghargaan ini meliputi penghargaan kecelakaan nihil, penghargaan SMK3, penghargaan program pencegahan dan penanggulangan HIV –AIDS di tempat kerja, dan penghargaan pembina K3 (untuk gubernur).

Dalam Penghargaan K3 Tahun 2019 kali ini, penghargaan kecelakaan nihil (zero accident) diberikan kepada 1.052 perusahaan. Penghargaan SMK3 diberikan kepada 1.466 perusahaan. Penghargaan program pencegahan HIV - AIDS di tempat kerja di berikan kepada 172 perusahaan, dan penghargaan pembina K3 terbaik untuk 17 gubernur. (rilis)







Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Rencana Ibu Kota Pindah ke Kaltim, LIPI: Lebih Berpotensi Gempa dari Wilayah Kalimantan Lainnya
  • Hadir di CS Mall Pekanbaru, All New Mazda3 Dibanderol Rp508,8 Juta
  • Penderita ISPA di Pekanbaru Capai 28.166 Warga
  • Kondisi Udara Sedang, Pekanbaru Merujuk ISPU DLHK
  • Sosialiasi Tertib Berlalin, Satlantas Polres Rohul Bagikan Jaket, Helm dan Tas ke Pengendara yang Patuh
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Asetku Sosialisasi Cara Jadi Pengguna Cerdas Keuangan Digital
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved