Dinkes Temukan Takjil Mengandung Boraks
Senin, 06 Agustus 2012 - 18:48:18 WIB
 |
| Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, H. Marjoko Santoso |
TERKAIT:
DUMAI-Dinas kesehatan Kota Dumai menemukan sejumlah jajanan berbuka puasa (takjil) yang mengandung zat berbahaya seperti boraks dan zat pewarna makanan. Namun sejauh ini petugas hanya bisa mengingatkan kepada para pedagang agar tidak menjual makanan yang mengandung zat berbahaya, dan tidak bisa mengadilinya.
Petugas Dinas kesehatan kota Dumai menggelar razia di sejumlah titik pasar Ramadhan. Di lapangan petugas langsung mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium milik Dinas kesehatan Kota Dumai. Hasilnya petugas berhasil mengidentifikasi zat berbahaya pada makanan termasuk Boraks dan pewarna buatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, H. Marjoko Santoso kepada MRNetwork, Senin (6/8) membenarkan bahwa Dinkes telah melakukan identifikasi terhadap jajanan berbuka puasa yang dijual disejumlah pasar Ramadhan. ''Hasil pemeriksaan laboratorium , kita berhasil mengidentifikasi beberapa makanan berbuka (takjil) yang mengandung Boraks dan zat pewarna buatan, kedua zat tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan, '' kata Marjoko.
Diakui Marjoko bahwa Boraks dan zat pewarna buatan sangat berbahaya bagi kesehatan, namun pihaknya tidak dapat mengadili pelaku yang menjual makanan mengandung zat berbahaya tadi, bahkan Dinkes tidak dapat menyita makanan tersebut. ''Tugas kami sebatas mengingatkan para pedagang agar tidak menggunakan zat berbahaya karna berbahaya bagi kesehatan,'' papar Marjoko. (Bam)
Komentar (0 Komentar)
Isi Komentar :