Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

18:44 - Tingkatkan Prestasi, Sekda...
17:47 - RAPBD Dumai 2020 Tunggu Ve...
17:03 - Pertamina Dumai Khataman Q...
18:28 - Pendaftaran Ditutup, ‎14...
18:12 - 803 Kasus DBD Resahkan War...
19:08 - BKKBN Riau: Advokasi Progr...
16:26 - Sempena HUT ke-13, Grand Z...
10:26 - Jumlah Penderita Meningkat...
10:07 - Pendaftaran Ditutup, Juml...
10:15 - Kini Masyarakat Dapat Meni...
13:42 - Walikota: Keberadaan Mal M...
19:43 - Penemuan TBC Masih Jauh Da...
17:48 - Walikota Dumai Buka Pamera...
15:11 - Pelamar CPNS Kota Dumai Ca...
12:36 - Pangdam I/BB Lepas Satgas ...
18:31 - Pertamina Salurkan Rp580 J...
16:52 - Puluhan Wartawan Adu Skill...
14:45 - Zul As: Jangan Percaya Okn...
16:18 - 4.743 Rumah Tangga di Duma...
17:08 - Buntut Unjuk Rasa Buruh, P...
 
Puluhan LC Cantik di Dumai Diberi Penyuluhan HIV/AIDS
Rabu, 09/10/2019 - 12:00:39 WIB
Para LC di Dumai mendapatkan penyuluhan HIV/AIDS.
Para LC di Dumai mendapatkan penyuluhan HIV/AIDS.
TERKAIT:

DUMAI - Puluhan pemandu lagu (LC) dan staf terapis tempat hiburan di Kota Dumai dikumpulkan Satbinmas Polres Dumai di gedung Citra Waspada Jalan Sudirman, Selasa (8/10/2019).

Mereka mendapatkan penyuluhan pencegahan penularan HIV/AIDS yang dikemas melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD).

FGD bertujuan untuk menekan penyebaran penyakit HIV/AIDS di Kota Dumai.

Mereka kata LC yang dikumpulkan berasal dari berbagai tempat hiburan di Kota Dumai, seperti tempat karaoke, terapis dan tempat hiburan malam lainnya.

Mereka para LC tampak serius mendengarkan arahan dari narasumber dalam kegiatan tersebut. Seperti narasumber dari Dokter Rumah Sakit Bhayangkara, Affandi Zulkarnain, dan Aipda Arifin, Kanit Kamsa Polres Dumai.

Kepada para LC dan terapis, Dokter Umum Rumah Sakit Bhayangkara, Affandi Zulkarnain, mengungkapkan, melalui Satbinmas Polres Dumai‎ bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menekan penyebaran penyakit HIV/AIDS di Kota Dumai.

Ia menambahkan, penyebaran penyakit HIV/AIDS di Kota Dumai yang paling rentan adalah para pekerja di hiburan malam, atau LC, dan terapis. Pasalnya merekalah yang langsung berhubungan dengan para lelaki.

Pada FGD tersebut, pihaknya mengajak para LC dan terapis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, agar mengetahui, apakah terkena HIV/AIDS atau tidak.

Dirinya berharap, kepada seluruh peserta FGD untuk berhati-hati terhadap penyebaran penyakit HIV, pasalnya para pekerja hiburan malam ini, sangat berisiko untuk terkana penyakit berbahaya ini.

Salah satu LC karaoke ‎di Dumai yang tak mau menyebutkan namanya, mengaku, sangat terbantu dengan adanya FGD ini, karena banyak ilmu yang didapat.

Diakuinya, pekerja di pusat hiburan malam sangat berisiko tertular penyakit HIV/AIDS, maka dari itu melalui kegiatan ini para LC merasa mendapat ilmu guna mencegah penyakit mematikan itu.

"Melalui kegiatan ini kami banyak mendapat ilmu terkait langkah-langkah pencegahan penularan dan penyebaran HIV," sebutnya.

Penulis : Bambang
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Proses Cetak e-KTP di Pekanbaru Terkendala Blanko
  • IKA FNGT UNRI Gelar Reuni Akbar di Danau Raja, Kendi Harahap Jadi Ketua
  • Liburan Main Mobile Game Sepuasnya? Kenapa Nggak!
  • Polda Riau Tangkap Warga Siak Penyebar Hoaks Terkait Papua
  • Satwa Hutan Riau sering Mati Terjerat, BBKSDA Temukan 170 Perangkap saat Razia di Area Konservasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved