Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

18:44 - Tingkatkan Prestasi, Sekda...
17:47 - RAPBD Dumai 2020 Tunggu Ve...
17:03 - Pertamina Dumai Khataman Q...
18:28 - Pendaftaran Ditutup, ‎14...
18:12 - 803 Kasus DBD Resahkan War...
19:08 - BKKBN Riau: Advokasi Progr...
16:26 - Sempena HUT ke-13, Grand Z...
10:26 - Jumlah Penderita Meningkat...
10:07 - Pendaftaran Ditutup, Juml...
10:15 - Kini Masyarakat Dapat Meni...
13:42 - Walikota: Keberadaan Mal M...
19:43 - Penemuan TBC Masih Jauh Da...
17:48 - Walikota Dumai Buka Pamera...
15:11 - Pelamar CPNS Kota Dumai Ca...
12:36 - Pangdam I/BB Lepas Satgas ...
18:31 - Pertamina Salurkan Rp580 J...
16:52 - Puluhan Wartawan Adu Skill...
14:45 - Zul As: Jangan Percaya Okn...
16:18 - 4.743 Rumah Tangga di Duma...
17:08 - Buntut Unjuk Rasa Buruh, P...
 
BKP Dumai Musnahkan 13,5 Ton Bawang Bombay Asal Malaysia
Kamis, 03/10/2019 - 16:21:29 WIB
BKP Kelas I Pekanbaru wilayah kerja Dumai musnahkan bawang Bombay asal Malaysia.
BKP Kelas I Pekanbaru wilayah kerja Dumai musnahkan bawang Bombay asal Malaysia.
TERKAIT:

DUMAI - Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas l Pekanbaru, wilayah Dumai memusnahkan 13,5 ton bawang jenis Bombay hasil tangkapan Bea dan Cukai (BC) Dumai, pada Jumat (27/9/2019) lalu.

Pemusnahan dipusatkan di halaman kantor BKP Kelas l Pekanbaru, wilayah Dumai Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai, Kamis (3/10/2019) dengan cara dibakar.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru Dra Rina Delfi, MSi mengatakan, bawang Bombay yang dimusnahkan hasil pengungkapan Kantor Pengawasan dan Penindakan Bea dan Cukai (KPPBC) Dumai pada Jumat (27/9/2019) lalu yang telah dilimpahkan kepada pihaknya pada tanggal 28 September 2019 lalu.

"Ada 1.300 kampit bawang Bombay kita musnahkan setelah dilimpahkan oleh KPPBC Dumai pada 28 September 2019 lalu," imbuhnya.

Dijelaskannya, selain mengamankan 13 ton bawang Bombai pihak KPPBC juga mengamankan supir dan kernet truck yang mengangkut bawang seludupan tersebut.

"Berdasarkan keterangan supir dan kernet, barang itu berasal dari Malaysia dan akan dibawa ke Palembang," terangnya.

Rina memaparkan, berdasarkan Permentan Nomor 43/Permentan/OT.140/6/2012 tentang Tindakan Karantina Tumbuhan untuk Pemasukan Umbi Lapis Segar ke Dalam Wilayah Negara Republik Indonesia pasal 14 ayat 1 bahwa tempat pemasukan untuk umbi lapis sebagaimana dimaksud terdiri atas, Pelabuhan Laut Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Laut Belawan Medan, Bandar Udara Soekarno Hatta Jakarta, Pelabuhan Laut Soekarno Hatta Makassar, dan Kawasan Perdagangan bebas dan pelabuhan bebas di Batam, Bintan dan Karimun.

Untuk itulah, berdasarkan UU Nomor 16 Tahun 1992 dan PP Nomor 14 Tahun 2002 dan Permentan Nomor 43 Tahun 2012 ini lah yang menjadi dasar dari Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru Wilayah Kerja Dumai untuk melaksanakan pemusnahan bawang Bombay.

Sebab, lanjutnya, Pelabuhan Laut Dumai bukan merupakan pintu pemasukan komoditi bawang (umbi lapis) yang belum direkognisi.

Kasi PLI KPPBC Dumai, Gee Kuncoro menambahkan, pengungkapan penyeludupan jenis tanaman umbi ini berdasarkan informasi masyarakat akan adanya penyeludupan bawang.

Diakuinya, pada Jumat (27/9/2019), pihaknya, berhasil mengintai pelaku dari Desa Sepahat, Kabupaten Bengkalis. Setibanya di sekitaran Bukit Jin, Kelurahan Bukit Batrem Kota Dumai pihaknya berhasil mengamankan.

"Saat ini barang bukti dan supir dan kernet truck pengangkut bawang bombai telah diserahkan ke Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru Wilayah Kerja Dumai, untuk proses lebihlanjut," pungkasnya.

Penulis : Bambang
Editor : Fauzia



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Proses Cetak e-KTP di Pekanbaru Terkendala Blanko
  • IKA FNGT UNRI Gelar Reuni Akbar di Danau Raja, Kendi Harahap Jadi Ketua
  • Liburan Main Mobile Game Sepuasnya? Kenapa Nggak!
  • Polda Riau Tangkap Warga Siak Penyebar Hoaks Terkait Papua
  • Satwa Hutan Riau sering Mati Terjerat, BBKSDA Temukan 170 Perangkap saat Razia di Area Konservasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved