Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

18:44 - Tingkatkan Prestasi, Sekda...
17:47 - RAPBD Dumai 2020 Tunggu Ve...
17:03 - Pertamina Dumai Khataman Q...
18:28 - Pendaftaran Ditutup, ‎14...
18:12 - 803 Kasus DBD Resahkan War...
19:08 - BKKBN Riau: Advokasi Progr...
16:26 - Sempena HUT ke-13, Grand Z...
10:26 - Jumlah Penderita Meningkat...
10:07 - Pendaftaran Ditutup, Juml...
10:15 - Kini Masyarakat Dapat Meni...
13:42 - Walikota: Keberadaan Mal M...
19:43 - Penemuan TBC Masih Jauh Da...
17:48 - Walikota Dumai Buka Pamera...
15:11 - Pelamar CPNS Kota Dumai Ca...
12:36 - Pangdam I/BB Lepas Satgas ...
18:31 - Pertamina Salurkan Rp580 J...
16:52 - Puluhan Wartawan Adu Skill...
14:45 - Zul As: Jangan Percaya Okn...
16:18 - 4.743 Rumah Tangga di Duma...
17:08 - Buntut Unjuk Rasa Buruh, P...
 
Kualitas Udara di Dumai Mulai Membaik, Berada di Level 67 PSI
Selasa, 24/09/2019 - 17:52:09 WIB
Kota Dumai.
Kota Dumai.
TERKAIT:

DUMAI - Kualitas udara di Dumai mulai membaik paska diguyur hujan pada Senin malam (23/9/2019) dan Selasa pagi (24/9/2019).

Indeks Kualitas udara Kota Dumai hari ini, Selasa (24/9/2019) pukul 15.00 WIB berada di level 67 PSI status warna biru (sedang).

Kepala BPBD Dumai Afrilagan mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT karena pada hari ini kualitas udara di Dumai mulai membaik.

"Kualitas udara di Dumai mulai membaik, saat diukur mengunakan data Pollutant Standard Index (PSI) PM 10, hari ini Selasa (24/9/2019) sekitar Pukul 15.00 WIB kualitas udara berada di level 67 PSI status warna biru (sedang)," kata Afrilagan.

Meski kabut asap mulai hilang, namun titik api masih ditemukan di Dumai. Menurut Afrilagan saat ini ada sekitar 26 hotspot.

"Laporan BMKG Riau level confidence 50 persen di Dumai masih terdeteksi 26 hotspot," terangnya

Menurut Afrilagan, munculnya titik api baru akibat tiupan angin yang cukup kencang sejak pukul 09.00 WIB.

"Munculnya titik api baru akibat tiupan angin yang cukup kencang sejak pukul 09.00 WIB. Menyebabkan hampir wilayah yang sudah terbakar muncul kembali titik api," terangnya.

Masih kata Afrilagan, tim gabungan TNI/Polri, BPBD Dumai, Manggala Agni, MPA dan instansi terkait lainnya sudah ke lapangan untuk melakukan pemadaman sebelum api membesar.

"Camat dan Lurah juga sudah kami instruksikan agar ikut serta memantau titik hotspot berdasarkan data dan lokasi yang telah dikirim BMKG," tambahnya.

Terkait lokasi hotspot, Afrilagan menjelaskan, laporan dari tim di lapangan, 16 titik api berada di Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan dan 1 titik api di Bukit Nanas Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai.

"Laporan yang kami terima dari tim di lapangan, 16 titik api berada di Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan dan 1 titik api di Bukit Nanas Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai. Tim pemadam karhutla sudah bergerak cepat untuk melakukan pemadaman dan pendinginan agar kebakaran lahan tidak meluas lagi," tutupnya.

Penulis: Bambang
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Forkom Riau Sebut Tidak Ada Lagi Pungutan Wajib di Sekolah
  • Pisang, Kentang, Pepaya, Bye-bye Wajah Kusam dan Berminyak !
  • Ketua KPK Klaim Selamatkan Uang Negara Rp 63,9 Triliun Selama Kepemimpinannya
  • Sempena Haul ke-880 di Kerinci Kanan, Masyarakat Diajak Teladani Ajaran Syekh Abdul Qadir Jaelani
  • PT Arara Abadi-APP Sinarmas Forestry dan Martha Tilaar Group Latih Perempuan Desa Belutu Siak dan Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved