Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

16:19 - Saat Pelantikan Presiden, ...
17:04 - Pertamina Latih Masyarakat...
18:10 - Kebocoran pada Steam Coil ...
15:29 - Kilang Pertamina Dumai Dis...
14:36 - PT Ivo Mas Tunggal Investi...
18:15 - Tinjau Kawasan Arboretum G...
14:35 - Minyak CPO PT Ivo Mas Tung...
18:27 - Luncurkan Program Bulan En...
17:07 - Kepala BRG Tinjau Budidaya...
12:00 - Puluhan LC Cantik di Dumai...
16:15 - Sempena HUT ke-74 TNI, Dan...
15:01 - Pendaftaran CPNS Segera Di...
18:58 - Dihadiri Wawako, Bea Cukai...
18:03 - Peringati Hari Habibat se-...
13:23 - HUT ke-74, TNI Dapat Kejut...
17:45 - Palm Stearin PT IBP Dumai ...
12:26 - Palm Stearin Milik PT IBP ...
16:21 - BKP Dumai Musnahkan 13,5 T...
17:26 - Walikota Dumai Hadiri Peng...
16:36 - Ratusan Massa dari GMPM Mi...
 
Kualitas Udara di Dumai Mulai Membaik, Berada di Level 67 PSI
Selasa, 24/09/2019 - 17:52:09 WIB

DUMAI - Kualitas udara di Dumai mulai membaik paska diguyur hujan pada Senin malam (23/9/2019) dan Selasa pagi (24/9/2019).

Indeks Kualitas udara Kota Dumai hari ini, Selasa (24/9/2019) pukul 15.00 WIB berada di level 67 PSI status warna biru (sedang).

Kepala BPBD Dumai Afrilagan mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT karena pada hari ini kualitas udara di Dumai mulai membaik.

"Kualitas udara di Dumai mulai membaik, saat diukur mengunakan data Pollutant Standard Index (PSI) PM 10, hari ini Selasa (24/9/2019) sekitar Pukul 15.00 WIB kualitas udara berada di level 67 PSI status warna biru (sedang)," kata Afrilagan.

Meski kabut asap mulai hilang, namun titik api masih ditemukan di Dumai. Menurut Afrilagan saat ini ada sekitar 26 hotspot.

"Laporan BMKG Riau level confidence 50 persen di Dumai masih terdeteksi 26 hotspot," terangnya

Menurut Afrilagan, munculnya titik api baru akibat tiupan angin yang cukup kencang sejak pukul 09.00 WIB.

"Munculnya titik api baru akibat tiupan angin yang cukup kencang sejak pukul 09.00 WIB. Menyebabkan hampir wilayah yang sudah terbakar muncul kembali titik api," terangnya.

Masih kata Afrilagan, tim gabungan TNI/Polri, BPBD Dumai, Manggala Agni, MPA dan instansi terkait lainnya sudah ke lapangan untuk melakukan pemadaman sebelum api membesar.

"Camat dan Lurah juga sudah kami instruksikan agar ikut serta memantau titik hotspot berdasarkan data dan lokasi yang telah dikirim BMKG," tambahnya.

Terkait lokasi hotspot, Afrilagan menjelaskan, laporan dari tim di lapangan, 16 titik api berada di Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan dan 1 titik api di Bukit Nanas Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai.

"Laporan yang kami terima dari tim di lapangan, 16 titik api berada di Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan dan 1 titik api di Bukit Nanas Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai. Tim pemadam karhutla sudah bergerak cepat untuk melakukan pemadaman dan pendinginan agar kebakaran lahan tidak meluas lagi," tutupnya.

Penulis: Bambang
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Lamborghini Aventador Raffi Ahmad Terbakar, Harganya Fantastis
  • Perhatian, saat Daftar CPNS Berkas Ini Sering Jadi Masalah yang Bisa Menghambat
  • Dua Hari Pencarian, Jenazah Winda yang Terjatuh di Perairan Inhil Akhirnya Ditemukan
  • Diumumkan Malam Ini atau Besok, Seperti Apa Komposisi Kabinet Baru Jokowi?
  • Siang Ini MPR Akan Lantik Jokowi-Ma'ruf, 31 Ribu Personel TNI-Polri Disiagakan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved