Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

13:22 - Kualitas Udara di Dumai Ha...
10:52 - 339.75 Hektare Lahan di Du...
15:50 - Hingga Hari Ini Kualitas U...
13:51 - Kabut Asap Bikin Uji Coba ...
12:07 - Dampak Kabut Asap Karhutla...
14:49 - Kabut Asap Tak Kunjung Hil...
11:04 - Enam Titik Api Terpantau d...
10:28 - Kualitas Udara Masih Berba...
10:25 - Kualitas Udara di Dumai Pa...
18:10 - Dua Titik Api Terpantau di...
10:26 - Kabut Asap Tak Kunjung Usa...
16:28 - Relawan di Dumai Pingsan k...
16:02 - Video Wanita Pengendara Mo...
11:06 - Kabut Asap Kian Pekat, Sta...
17:31 - Masih Diselimuti Kabut Asa...
12:13 - Kualias Udara Kian Memburu...
15:05 - Ribuan Warga Dumai Terjang...
10:45 - Status Udara di Dumai Pagi...
18:35 - Kabut Asap Makin Pekat, Si...
17:56 - Kualitas Udara di Dumai So...
 
Menteri Pariwisata Tinjau Kawasan Bandar Bakau Dumai
Selasa, 20/08/2019 - 19:12:11 WIB
Menteri Pariwisata RI Arief Yahya didampingi Gubri H Syamsuar kunker ke Dumai kedatangannya disambut walikota Dumai Zulkifli AS, dengan atraksi pencak silat persembahan LAM Kota Dumai di bandara Pinang Kampai.
Menteri Pariwisata RI Arief Yahya didampingi Gubri H Syamsuar kunker ke Dumai kedatangannya disambut walikota Dumai Zulkifli AS, dengan atraksi pencak silat persembahan LAM Kota Dumai di bandara Pinang Kampai.
TERKAIT:

DUMAI - Dalam kunjungan kerjanya, Menteri Pariwisata RI Arief Yahya meninjau Objek Wisata Bandar Bakau di Jalan Nelayan Laut Kecamatan Dumai Barat  Dumai, Selasa (20/8/2019).

Kedatangannya disambut Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Dumai Fauzi Efrizal di Bandara Pinang Kampai Kota Dumai.

Ikut serta dalam rombongan, Gubernur Riau H Syamsuar, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal, Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata RI Dadang Rizki Rahman, Kepala Biro Kumonikasi Publik Kementerian Pariwisata RI Guntur Sakti, Staff Khusus Menteri Bidang Komunikasi M Nur Sardono.

Sebelum ke Bandar Bakau, Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Walikota dan rombongan meninjau pelabuhan Bandar Sri Junjungan di Kelurahan Purnama, di situ Menteri Pariwisata meninjau terminal Ro-Ro Dumai - Rupat yang sebentar lagi akan menjadi Ro-Ro Dumai - Melaka.

Di bandar Bakau, kedatangan Menteri Arief Yahya disambut Darwis selaku pengelola bandar Bakau Dumai, dilanjutkan dengan penanaman pohon bakau oleh Menteri didampingi Gubernur Riau dan Walikota Dumai lalu acara ramah tamah.

Dalam kesempatan itu, Arief Yahya mengajak seluruh stakeholder mendukung keberadaan hutan mangrove.

"Semua stakeholder harus mendukung keberadaan hutan mangrove. Lokasinya strategis di tengah kota diharapkan mampu menjadi paru-paru nya Kota Dumai untuk menyaring udara," harap Arief Yahya.

Arief mengatakan, potensi yang dimiliki Bandar Bakau sangat tinggi, diharapkan mampu dikembangkan menjadi objek wisata di Kota Dumai.

"Kawasan wisata ini memiliki potensi yang kuat, sehingga membutuhkan komitmen dukungan multisektor yang tinggi yang dikembangkan secara terencana dan terpadu," harap Arief Yahya.

Terakhir Arief Yahya berpesan agar pengelola bandar Bakau Dumai menjaga kebersihan. "Selain dikelola dengan baik, objek wisata harus bersih agar pengunjung merasa nyaman," sebutnya. 

Dan untuk mendukung pariwisata di Kota Dumai, Menteri Arief Yahya mendorong Pemerintah Kota Dumai agar menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

Dikatakan Yahya, Kementerian Pariwisata memberikan dukungan penuh terwujudnya KEK Pariwisata di Kota Dumai.

Menpar mencontohkan salah satu desa di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis yang sudah menjadi KEK, Menpar meyakini Rupat memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Diakui Arief, untuk menjadi KEK memang tidak mudah, butuh proses yang cukup panjang. Tetapi setelah kawasan tersebut ditetapkan sebagai KEK maka Pemerintah Pusat akan memberikan perhatian serius khususnya untuk meningkatkan infrastruktur mulai dari air bersih, listrik dan infrastruktur jalan.

"Maka dari itu, saya mendorong pemerintah daerah untuk segera mengusulkan KEK guna mengembangkan destinasi wisata di Dumai," ajaknya. 

Sementara Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi berharap, kunjungan kerja Menteri Pariwisata di Kota Dumai mampu mendorong Dumai menjadi salah satu kota wisata di Riau.

"Jika berhasil, sektor pariwisata mampu mendongkrak perekonomian daerah," kata Zul As.

Terkait KEK, Pemerintah daerah akan menyiapkan semua syarat agar bisa ditetapkan sebagai KEK Pariwisata.

Tentang Bandar Bakau, objek wisata ini, lanjut Wako, dikelola oleh Pecinta Alam Bahari di bawah naungan Darwis selaku pengelola bekerjasama dengan Pemko Dumai melalui Dinas Pariwisata.

Bandar Bakau, merupakan kawasan Konservasi Mangrove, objek wisata Bandar Bakau ini mulai dikelola sejak tahun 2001 oleh Pecinta Alam Bahari.

"Dengan Luas lahan sebanyak 12 hektare, objek wisata ini telah berkembang menjadi tempat budidaya dan rehabilitasi mangrove, edukasi melalui Sekolah Alam dan tempat penelitian mangrove bagi akademisi," tutupnya. 

Penulis : Bambang
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Nasrudin Hasan Kembalikan Formulir Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah ke PDI Perjuangan
  • Berbekal Ember dan Pelepah Pohon, Polisi dan TNI Berjuang Padamkan 100 Hektar Lahan Terbakar
  • Diiringi Kesenian Melayu, Amansyah Kembalikan Formulir Bacabup Rohil ke PDI Perjuangan
  • Misnarni Syamsuar Kunjungi Sejumlah Posko Kesehatan di Pekanbaru
  • 100 Hektar Lahan di Perbatasan Riau-Sumbar Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Sumber Air Sulit
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved