Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

13:22 - Kualitas Udara di Dumai Ha...
10:52 - 339.75 Hektare Lahan di Du...
15:50 - Hingga Hari Ini Kualitas U...
13:51 - Kabut Asap Bikin Uji Coba ...
12:07 - Dampak Kabut Asap Karhutla...
14:49 - Kabut Asap Tak Kunjung Hil...
11:04 - Enam Titik Api Terpantau d...
10:28 - Kualitas Udara Masih Berba...
10:25 - Kualitas Udara di Dumai Pa...
18:10 - Dua Titik Api Terpantau di...
10:26 - Kabut Asap Tak Kunjung Usa...
16:28 - Relawan di Dumai Pingsan k...
16:02 - Video Wanita Pengendara Mo...
11:06 - Kabut Asap Kian Pekat, Sta...
17:31 - Masih Diselimuti Kabut Asa...
12:13 - Kualias Udara Kian Memburu...
15:05 - Ribuan Warga Dumai Terjang...
10:45 - Status Udara di Dumai Pagi...
18:35 - Kabut Asap Makin Pekat, Si...
17:56 - Kualitas Udara di Dumai So...
 
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai Mulai Periksa Kesehatan Hewan Kurban
Selasa, 06/08/2019 - 18:19:25 WIB
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai Mulai Periksa Kesehatan Hewan Kurban.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai Mulai Periksa Kesehatan Hewan Kurban.
TERKAIT:
 
  • Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai Mulai Periksa Kesehatan Hewan Kurban
  •  

    DUMAI - Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai hari ini Selasa (6/8) mulai memeriksa  kesehatan kewan kurban Idul Adha 1440 H/2019 M.

    Hari pertama, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai menurunkan 2 orang dokter hewan dibantu para medis dan puluhan tim teknis untuk memeriksa kesehatan hewan kurban di beberapa tempat penampungan hewan kurban, salah satunya di lokasi milik kelompok tani ternak sedulur Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan.

    Pemeriksaan hewan kurban dipimpin langsung Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai Hadiyono.

    "Hari ini tim di bawah koordinasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai mulai turun ke lapangan memeriksa kesehatan hewan kurban Idul Adha 1440 Hijriah," kata Hadiyono.

    Kita fokus ke arah kondisi kesehatan dan kelayakan hewan kurban menurut medis dan syariat Islam. Untuk itu pemeriksaan dilakukan mulai dari kesehatan fisik.

    "Hewan harus sehat luar dalam, tidak boleh pincang, pemeriksaan dilakukan mulai dari pemeriksaan gigi , lubang kumlah, mata, telinga, hidung bahkan suhu tubuh juga kita pantau," tambahnya.

    Hasil pemantauan sementara pada hari pertama pemeriksaan hewan kurban, menurut Hadiyono, tidak ditemukan adanya hewan yang sakit atau tak layak kurban.

    Terkait jumlah hewan kurban yang sudah diperiksa kesehatannya, Hadiyono mengatakan tim masih melakukan pendataan.

    "Jumlahnya masih didata oleh tim di lapangan, hasil sementara pada hari pertama pemeriksaan hewan kurban, tidak ditemukan adanya hewan yang sakit atau tak layak kurban," sebutnya.

    Lanjutnya, hewan kurban yang dinyatakan sehat akan diberi surat keterangan sehat dan layak konsumsi. Namun jika ditemukan hewan kurban yang tak sehat, Hadiyono mengaku Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai akan merekomendasikan tidak dijual.

    Hadiyono memastikan hewan kurban yang dijual di Kota Dumai sehat dan layak kurban. Hal itu karena Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai akan terus memantau dan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

    "Alhamdulillah, sampai sekarang tidak ada ancaman penyakit hewan kurban di Kota Dumai, tim akan terus memantau sampai hari H mulai dari tempat penampungan hingga ke tempat pemotongan hewan kurban," tuturnya.

    Tujuannya, kata Hadiyono, untuk menghindari berbagai penyakit yang dapat ditularkan hewan kurban ke manusia atau yang disebut dengan zoonosis.

    Sekali lagi, Hadiyono menegaskan bahwa tim akan memeriksa seluruh hewan kurban seperti sapi, kerbau dan kambing mulai di pintu masuk sampai di tempat penampungan hewan kurban yang ada di Dumai.

    “Hewan kurban seperti sapi, kerbau dan kambing sebagian besar dipasok dari luar Dumai seperti dari Sumbar, Lampung dan Jawa, meski daerah asal sudah menjamin kesehatan hewan tersebut, namun kita akan tetap melakukan pemeriksaan ulang secara intensif guna menghindari penyakit yang dapat ditularkan ke manusia," terangnya.

    Terakhir Hadiyono mengimbau kepada seluruh penjual hewan kurban untuk terlebih dahulu memeriksa kondisi kesehatan hewan sebelum dijual kepada masyarakat.

    “Kami mengimbau kepada seluruh penjual hewan kurban untuk terlebih dahulu memeriksakan kondisi kesehatan hewan kurban sebelum dijual kepada masyarakat,” tutupnya. 

    Penulis : Bambang
    Editor : Fauzia


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Nasrudin Hasan Kembalikan Formulir Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah ke PDI Perjuangan
  • Berbekal Ember dan Pelepah Pohon, Polisi dan TNI Berjuang Padamkan 100 Hektar Lahan Terbakar
  • Diiringi Kesenian Melayu, Amansyah Kembalikan Formulir Bacabup Rohil ke PDI Perjuangan
  • Misnarni Syamsuar Kunjungi Sejumlah Posko Kesehatan di Pekanbaru
  • 100 Hektar Lahan di Perbatasan Riau-Sumbar Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Sumber Air Sulit
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved