Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

15:50 - Hingga Hari Ini Kualitas U...
13:51 - Kabut Asap Bikin Uji Coba ...
12:07 - Dampak Kabut Asap Karhutla...
14:49 - Kabut Asap Tak Kunjung Hil...
11:04 - Enam Titik Api Terpantau d...
10:28 - Kualitas Udara Masih Berba...
10:25 - Kualitas Udara di Dumai Pa...
18:10 - Dua Titik Api Terpantau di...
10:26 - Kabut Asap Tak Kunjung Usa...
16:28 - Relawan di Dumai Pingsan k...
16:02 - Video Wanita Pengendara Mo...
11:06 - Kabut Asap Kian Pekat, Sta...
17:31 - Masih Diselimuti Kabut Asa...
12:13 - Kualias Udara Kian Memburu...
15:05 - Ribuan Warga Dumai Terjang...
10:45 - Status Udara di Dumai Pagi...
18:35 - Kabut Asap Makin Pekat, Si...
17:56 - Kualitas Udara di Dumai So...
14:25 - Resmi Soft Opening, The Zu...
21:48 - Uji Coba Ro-Ro Dumai - Mal...
 
Karhutla di Dumai Semakin Parah, Api Sulit Dipadamkan
Rabu, 27/03/2019 - 18:58:37 WIB
Kebakaran hutan dan lahan
Kebakaran hutan dan lahan
TERKAIT:

PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Dumai, Provinsi Riau, semakin parah jika dibandingkan sebelumnya. Api di lokasi kebakaran sangat sulit dipadamkan.

Lokasi karhutla saat ini terdapat di Jalan Dahlia, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Dumai. Petugas gabungan terus berupaya melakukan pemadaman.

"Kami dari Manggala Agni, TNI, Polri dan masyarakat masih berupaya memadamkan api," ujar Komandan Regu (Danru) II Manggala Agni Daops Dumai, Abdul Mutalib, Rabu (27/3/2019).

Dikatakan, kebakaran terdapat di dua titik di kawasan Jalan Dahlia. Dibagian depan, sebagian api sudah bisa dikuasai. Namun, pada ujung jalan terdapat satu titik kebakaran yang sangat parah.

Petugas juga sangat kesulitan untuk memadamkan api. Selain terkendala panas dan angin kencang, akses ke lokasi juga belum ditemukan.

"Di Jalan Dahlia ujung, itu masih parah dan makin meluas. Kita belum ada akses mau ke sana," kata Mutalib.

Begitu pun dengan sumber air di lokasi, kata dia, belum dipastikan ada. Sementara kebakaran dibagian depan, terdapat air di kanal.

"Kalau lokasi yang sekarang masih ada air. Tapi kalau yang diujung, itu belum tahu. Api terus meluas," katanya.

Abdul Mutalib belum memastikan berapa luas lahan yang terbakar saat ini. Namun, yang jelas sangat luas.

"Kalau lokasi yang sedang kita padamkan, itu luasnya sekitar tiga hetkar. Bisa jadi ini terus bertambah, karena gambut cukup dalam sekitar tiga sampai empat meter," ujarnya dilansir kompas.

Untuk itu, dikatakan Mutalib, pihaknya terus berusaha membuat sekat bakar untuk mencegah meluasnya kebakaran.

Sementara itu, dari pengamatan Kompas.com, api terlihat sangat besar di lokasi kebakaran, yang mengeluarkan asap hitam dan putih membubung tinggi ke udara. Di sekitar lokasi dipenuhi asap.

Ada pun lahan yang terbakar tampak semak belukar dan sebagian sudah ditanami sawit. Lahan yang terbakar juga terlihat sudah di blok-blok.(*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • PWI Riau Sambangi VJA, Silaturahmi dan Bertukar Informasi Terkait Perkembangan Media
  • Sidang Lanjutan Penipuan Umrah, Dirut JPW Minta Air Asia Kembalikan Uang Tiket Jemaah
  • Kejari Kuansing Akan Tarik Kendaraan Dinas yang Dikuasai Mantan Pejabat
  • Bersama HIPGABI Riau, PPNI Meranti Bagikan Masker N95 di Selatpanjang
  • Gelar Aksi Damai, Massa Cipayung Nilai Gubri Lamban Atasi Karhutla
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved