Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

12:59 - Dua Hektar Lahan di Jalan ...
10:11 - Kabut Asap Pekat Selimuti ...
22:15 - Kepala Staff Kepresidenan ...
19:33 - Kabut Asap Mulai Ganggu Ak...
09:10 - Luas Lahan Terbakar di Ban...
19:01 - Luas Lahan Terbakar di Kel...
19:45 - Sempat Sentuh Level Berbah...
19:25 - Pengangkutan Limbah B3 PT ...
15:21 - Izin Sudah Mati, Satpol PP...
12:30 - Dumai Dikepung Kabut Asap ...
09:57 - Aktivitas Belajar di Dumai...
18:22 - Sentuh Level 500 PSI, Kual...
11:56 - IMB Tak Update, Tapi Pemba...
18:16 - Karhutla Meluas, Status Na...
15:53 - Kualitas Udara Berbahaya, ...
11:26 - Kualitas Udara di Dumai Ma...
17:38 - Pertamina Dumai Gelar Doa ...
18:18 - Warga Binaan Rutan Kelas I...
17:42 - Kecelakaan Kerja di PT Ivo...
15:12 - Pertamina RU II Launching ...
 
Tuntut Batalkan Eksekusi Lahan, Ratusan Warga Bumi Ayu Demo di Depan Kantor PN Dumai
Selasa, 18/09/2018 - 18:22:12 WIB
Ratusan warga RT 13, 14, 15 dan RT 16 Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan menuntut pembatalan eksekusi lahan.
Ratusan warga RT 13, 14, 15 dan RT 16 Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan menuntut pembatalan eksekusi lahan.
TERKAIT:

DUMAI - Ratusan warga RT 13, 14, 15 dan RT 16 Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan menuntut pembatalan eksekusi lahan dengan cara melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Kelas I A Dumai, Selasa (18/9/2018).

Kedatangan mereka untuk mempertanyakan persengketaan tanah antara masyarakat Bumi Ayu dan Barita Simbolon.

Mereka mempertanyakan putusan pengadilan yang memenangkan Barita Simbolon atas 13 hektar lahan yang ditempati oleh masyarakat di RT 13, 14, 15 dan RT 16 Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan.

Keputusan pengadilan yang memenangkan Barita Simbolon juga dipertanyakan oleh warga karena posisi tanah yang disengketakan tersebut merupakan salah satu kawasan konsesi tanah pemerintah yang hak pengelolaannya diberikan kepada PT Chevron.

"Kami semua masyarakat siap angkat kaki kalau memang putusan pengadilan memenangkan pihak Chevron karena kami tahu tanah yang kami tempati merupakan tanah sengketa milik negara yang hak pengelolaannya berada di tangan PT Chevron dan Pertamina, bukan dimiliki oleh perorangan seperti Barita Simbolon," kata salah seorang orator demo di depan Kantor Pengadilan Negeri Dumai.

Panitera Pengadilan Kelas I A Dumai kepada wartawan mengatakan perkara sengketa lahan itu telah bergulir sejak tahun 1994 antara Barita Simbolon dan Dja'far selaku penggugat dan 30 masyarakat selaku tergugat yang saling mengklaim lahan tersebut, bahkan, PT Chevron Pacifik Indonesia (CPI) ikut membantah atas gugatan.

"Hari ini rencananya kita akan melakukan rapat koordinasi sita eksekusi lahan yang dimenangkan oleh Barita Simbolon, karena masyarakat tau jadi mereka datang kesini dan kita menunda rapat koordinasi," terangnya.

Pantauan di lapangan, masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa juga memaksa perwakilan Kecamatan dan pihak Kelurahan Bumi Ayu yang rencananya akan mengikuti rapat sita eksekusi meninggalkan Pengadilan. 

Penulis: Bambang
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • MotoGP Digelar di Indonesia 2021, Bos KTM: Kami Siapkan Rencana Khusus
  • Dua Pelaku Pencurian 6 Unit Komputer SD Berhasil Diringkus Polisi
  • Ilham Yasir Secara Aklamasi Ditunjuk Pimpin KPU Riau
  • Tolak Wacana Dwifungsi ABRI, Gerindra: Lebih Baik TNI Tambah Batalyon atau Brigade
  • Sudah Tujuh Kecamatan Gelar Musrenbang, Bupati Yopi Apresiasi Antusias Warga
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved