BREAKING NEWS :
Mau Diselamatkan Malah Dihadang, Motor Wartawan Net TV Dibakar Massa 22 Mei
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

21:32 - Anggota Dewan Sayangkan Fa...
19:11 - Dewan Kritisi Kebiasaan Pe...
12:52 - Pemerintah Pusat Janji aka...
12:45 - Kunker Komisi V DPRD Riau ...
11:20 - Kunker ke Kantor Badan Pen...
15:44 - Dewan Ingatkan Sekolah Tid...
05:34 - Legislator Minta Lahan Tan...
05:20 - Dewan Minta Perpisahan Sek...
09:06 - Dewan di Riau Kritisi Lamb...
06:32 - Bangga Partisipasi Pemilih...
13:18 - Dewan Nilai Empat OPD di P...
20:16 - Komisi V akan Undang Inspe...
19:28 - 9 Truk CPO Hasil 'Razia' A...
17:56 - Sidang Paripurna Pergantia...
10:42 - Legislator Riau Dukung Lan...
10:30 - Hearing Komisi V DPRD Riau...
14:10 - Sidang Paripurna Pidato Sa...
21:45 - Percepatan Pembangunan, Pe...
17:24 - DPRD Riau Sebut Ada 34 Per...
20:54 - Soal Besaran Iuran Komite ...
14:17 - Jembatan Siak IV Diharap B...
14:47 - Tak Kuorum, Ilyas HU dan H...
11:05 - Peresmian Jembatan Siak IV...
08:16 - Banyak Rusak, Legislator M...
05:57 - Dewan Minta Pemerintah dan...
05:45 - Dewan Nilai Pemprov Riau T...
05:55 - Dewan Minta Kontraktor Man...
07:05 - Dewan Sebut Angka Kemiskin...
12:46 - Tindak Lanjut Temuan Eks P...
07:58 - Riau Harusnya Sasar Aset B...
08:16 - DPRD Riau Pasang Target Ra...
09:35 - Tak Rampung, Dewan Minta D...
06:02 - Dewan Minta Pemerintah Sia...
13:19 - Tiga Mega Proyek Tak Seles...
07:53 - Agar Tak Gagal Lagi, DPRD ...
16:57 - DPRD Riau Minta Tunggakan ...
14:41 - DPDR Riau akan Panggil PT ...
12:00 - Perlu Efek Jera, Dewan Min...
13:02 - Dua Kepala OPD Mengundurka...
13:00 - Nurzaman Resmi Dilantik Se...
13:02 - SK Gerindra untuk PAW Hard...
17:26 - DPRD Riau Tunda Proses Pem...
15:10 - Kurangi Angka Pengangguran...
19:26 - Illegal Fishing Masih Mara...
21:19 - DPRD Riau Tepati Janji Ant...
14:02 - Andi Rachman Mundur Jadi G...
13:07 - Ringankan Beban Masyarakat...
12:58 - DPRD Riau Terima Laporan H...
12:19 - DPRD Riau Terima Laporan H...
18:00 - DPRD Riau Sahkan Revisi Pe...
08:38 - Dewan Minta OPD Terkait Pe...
16:13 - Kerja di Riau Diduga Jadi ...
17:22 - DPRD DKI Pelajari Perda Ke...
16:11 - DPRD Riau Janji Teruskan A...
15:33 - DPRD Riau Sepakat Turunkan...
18:25 - Pansus DPRD Riau Sepakati ...
13:50 - Ketua Komisi III DPRD Prov...
09:41 - Sudah Kembalikan Mobdin, A...
14:15 - Harga Pertalite Super Maha...
17:00 - Datangi DPRD, Mahasiswa UR...
16:36 - Dampingi LE di Pilgub 2018...
16:26 - Sanksi Menunggu, Dewan Ing...
13:11 - Harga Beras Meroket, Pemro...
13:26 - Anggota DPRD Riau Pertanya...
16:53 - RTRW Provinsi Riau Resmi M...
16:00 - DPRD Riau Gelar Paripurna ...
12:10 - Kabar Duka: Anggota DPRD R...
17:06 - DPRD Riau Bakal Kaji Ulang...
15:44 - Wakili Ketua DPRD Riau, Il...
14:49 - DPRD Riau Prihatin Marakny...
16:32 - DPRD Riau Imbau Masyarakat...
14:01 - Delapan Jembatan Gantung B...
15:45 - Aherson Nilai Pemkab Kuans...
12:29 - Perjanjian Baru Aryaduta d...
11:32 - Dewan Sebut Wagubri Tak Di...
10:12 - Beberapa Koridor TMP Tak B...
16:57 - Tak Kourom, Paripurna 2 R...
15:53 - DPRD Desak Pemprov Riau Ge...
14:45 - Batal Hari Ini, Jadwal Bar...
14:36 - Ini Tanggapan Legislator R...
13:38 - Pimpinan DPRD Riau Bakal R...
13:27 - Soal Proyek Pokir Belum Di...
13:32 - Dewan: Sudah Masuk APBD, T...
10:25 - Walau Pejabat Meninggal, A...
09:46 - Soal Proyek Belum Dibayark...
19:16 - DPRD Riau Komit Lebih Baik...
15:12 - Soal Aset Daerah, Dewan Du...
14:31 - Hutang Stadion Utama Riau ...
14:04 - Tak Kunjung Serahkan Nama ...
12:16 - Dewan Nilai Kenaikan Pajak...
19:05 - Korban DBD Pekanbaru Terus...
16:03 - Ada Pungli di Sekolah, Ora...
15:24 - Kabar Mosi Tak Percaya di ...
10:35 - BP2D DPRD Riau Minta Ranca...
16:25 - 2017, Perda Pekan Sikawan ...
15:01 - APBD Riau Bisa Digunakan, ...
13:57 - Pejabat OPD Baru Pemprov R...
13:08 - Yusuf: Hutang Dibayar, Waj...
12:51 - Jadwal Fit and Proper Test...
19:07 - Dewan Nilai OPD Baru Pempr...
 
Riau Harusnya Sasar Aset Bergerak Perusahaan Perkebunan Demi PAD
Selasa, 25/12/2018 - 07:58:27 WIB
Ilustrasi: Truk mengangkut sawit.
Ilustrasi: Truk mengangkut sawit.
TERKAIT:

PEKANBARU - Sebaran perusahaan perkebunan yang ada di Riau telah lama menjadi target pendapatan asli daerah (PAD). Hanya saja pemerintah Provinsi Riau perlu mengoptimalkan keberadaan perusahaan sawit itu untuk pemasukan daerah.

Menurut anggota Komisi III DPRD Riau, Nasril, upaya pengoptimalan pemasukan itu dapat dilakukan dengan menargetkan pendapatan pajak dari aset bergerak perusahaan.

Politisi Partai Demokrat itu mengatakan, cukup banyak perusahaan perkebunan memiliki kendaraan operasional dengan plat non-BM. Kata Nasril,  kendaraan operasional perusahaan perkebunan di Riau menggunakan plat kendaraan asal provinsi tetangga.

"Soal untuk memperbanyak Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebenarnya banyak yang dapat dioptimalkan, misalkan saja kendaraan milik perusahaan. Cukup banyak kendaraan mereka bukan plat BM). Ini kan sebenarnya bisa dijadikan sumber PAD," sebutnya, Senin (24/12/2018).

Ada pun sektor perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu segmen usaha yang menopang perekonomian Provinsi Riau. Namun sektor ini juga menimbulkan tantangan bagi pemangku kepentingan di Bumi Lancang Kuning.

Sebagai gambaran, sebagaimana ditulis gatra, DPRD Riau pada tahun 2016 silam membentuk Panitia Khusus (pansus) monitoring lahan perusahaan. 

Hasil temuan pansus ini mendapati sebanyak 1,8 juta hektar perkebunan kelapa sawit di Riau tak memiliki izin. Selain itu pajak perkebunan kelapa sawit yang masuk ke negara baru dikisaran Rp 9 triliun dari total potensi pajak sebesar Rp24 triliun.

Nasir melanjutkan, pengoptimalan pendapatan daerah dari perusahaan perkebunan kelapa sawit, sejatinya bergantung pada kreatifitas aparatur pemprov. Menurut pria berkacamata ini, jika perusahaan perkebunan beroperasi di Riau, maka bayar pajaknya harus di Riau 

"Kalau perusahaan itu beroperasi di Riau bayar pajak kendaraannya mesti di Riau. Masalahnya kan, platnya luar Riau, sementara mobilitas kendaraan mereka juga menjadi penyebab rusaknya jalan di provinsi ini," paparnya.

Sebagai tambahan, jumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit di Riau telah menembus angka 500. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Mau Diselamatkan Malah Dihadang, Motor Wartawan Net TV Dibakar Massa 22 Mei
  • Agung Toyota Riau Buka Puasa Bersama Mitra Kerja dan Media
  • Polda Metro Jaya Buru Penyandang Dana Pelaku Kerusuhan Massa 21-22 Mei
  • Berita Duka, Ustaz Arifin Ilham Meninggal Dunia di Malaysia
  • PT RAPP Salurkan Bantuan ke Masyarakat di Siak
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved