Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
 
+ INDEX BERITA

15:48 - Fraksi DKPS DPRD Siak Tang...
16:51 - Pansus C DPRD Siak Gelar R...
18:16 - DPRD Siak Bentuk Tiga Pans...
17:35 - Kondisi Bangunan DPRD Siak...
13:32 - DPRD Siak Minta Dispendagr...
12:40 - Pedagang Protes Pembagian ...
10:57 - Masyarakat Teluk Batil Per...
22:12 - DPRD Siak Desak PT Arara A...
20:23 - Beberapa Perusahaan di Sia...
09:15 - Hearing dengan Pemkab, DPR...
14:25 - Soal Limbah dan IMB, DPRD ...
12:13 - Dewan Dorong Pemkab Siak L...
10:12 - Inilah Nama-nama yang Dudu...
18:35 - Dewan Janji Tindak Tegas P...
18:55 - Pansus C DPRD Siak Rekom 2...
10:55 - Ini Kata Anggota DPRD Siak...
17:34 - Fraksi Gerindra Plus DPRD ...
09:25 - PAW Anggota DPRD Siak, Man...
15:01 - Dua Kabupaten Belajar Peri...
08:07 - Gajah Liar Berkeliaran, De...
 
Tidak Terakomodir Ajuannya
Syamsurizal WO dari Sidang Pembahasan APBD 2016 Siak
Jumat, 18/12/2015 - 14:51:03 WIB
TERKAIT:
 
  • Syamsurizal WO dari Sidang Pembahasan APBD 2016 Siak
  •  

    SIAK- Anggota Komisi II DPRD Siak, Syamsurizal meninggalkan ruangan rapat/Walk Out (WO) sidang saat sidang paripurna Rancangan Anggaran Pendapatan Daerah (Ranperda) 2016 dengan alasan pembahasan APBD 2016 belum dilakukan secara tuntas oleh badan anggaran (Banggar).

    Syamsurizal memilih WO karena pengajuannya atas Pasar Sungai Apit yang pembangunannya dilakukan sejak 2013, hingga kini belum kelar dan masih terbengkalai. Masalah ini sudah diajukan oleh Komisi II, namun tidak dimasukan di pembahasan oleh Banggar, dan tidak dibahas di sidang paripurna, Jumat (18/12/2015).

    Syamsurizal mengaku kecewa terhadap eksekutif yang langsung melakukan penetapan anggaran padahal pembahasan anggaran belum tuntas dilakukan.

    "Kalau kelanjutan pembangunan, pasar ini, tidak juga disetujui dan dibahas dalam sidang paripurna ini, maka saya WO, dari sidang, karena saya dari perwakilan masyarakat Sungai Apit sangat kecewa. Pasar yang merupakan sumber ekonomi kerakyatan tidak dibahas. Namun gedung miliaran rupiah malah dibangun, hal ini untuk apa? Lebih baik bangun hal yang bermanfaat," ungkapnya jengkel dalam sidang paripurna.

    Ketua DPRD Siak, Indra Gunawan yang juga sekaligus pimpinan sidang mengatakan bahwa pengajuan pasar tersebut, akan kembali dianggarkan pada 2017, karena saat ini anggaran Kabupaten Siak mengalami defisit hingga Rp700 milar.

    "Akan kembali kita anggarkan, namun tentunya 2017, untuk saat ini kita mohon bersabar. Hal ini juga telah kita bahas dengan Dinas Pasar Kabupaten Siak, dan mereka akan siap membangun pasar itu kembali," ungkapnya.

    Pernyataan Indra Gunawan tak membuat lega Syamsuarizal, dan akhirnya dia tetap WO.

    Penulis : Diana Sari
    Editor : Yusni Fatimah

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • AREBI Ciptakan Broker Profesional
  • Fakultas Hukum UIR-DPN Peradi Didik 50 Sarjana Jadi Advocat
  • Seluruh Lokalisasi Prostitusi di 24 Provinsi Indonesia akan Ditutup
  • DPT Pilgubri Inhu Berkurang dari Jumlah DPS
  • AREBI Riau Matangkan Persiapan Musda 4 Mei
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved