www.halloriau.com
Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
 
+ INDEX BERITA

17:34 - Fraksi Gerindra Plus DPRD ...
09:25 - PAW Anggota DPRD Siak, Man...
15:01 - Dua Kabupaten Belajar Peri...
08:07 - Gajah Liar Berkeliaran, De...
06:11 - DPRD Siak Agendakan Pertem...
14:51 - Syamsurizal WO dari Sidang...
09:53 - Pemkab Diminta Perhatikan ...
08:03 - Kerap Terlibat Sengketa, D...
18:50 - DPRD Siak Apresiasi Kinerj...
11:11 - Fraksi PAN Plus Pertanyaka...
09:58 - FPDIP Minta Penjelasan Bel...
09:32 - Pendapatan Retribusi Pasar...
13:42 - Komisi I Kunjungi Sejumlah...
11:02 - Komisi IV Sidak Puskesmas ...
10:24 - Pemkab Diminta Maksimal Ga...
13:17 - Dewan Sayangkan Sikap Seko...
11:34 - DPRD Targetkan Pengesahan ...
10:33 - DPRD dan Pemkab Siak Datan...
09:51 - Peranan Media Sangat Penti...
12:47 - DPRD Siak Optimis Selesaik...
 
Pendapatan Retribusi Pasar di Siak Masih Minim
Senin, 24/11/2014 - 09:32:35 WIB

SIAK-Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Siak dari sektor retribusi pasar dan pertokoan dinilai masih sangat  minim. Hal itu diungkapkan Fraksi Hanura Nasional DPRD Siak dalam pandangan fraksi terhadap nota keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2015 yang disampaikan Bupati Siak, Syamsuar.

Fraksi Hanura Nasional melalui juru bicaranya Ariadi Tarigan, menilai pendapatan dari retribusi pasar dan pertokoan tersebut sama sekali tidak mengalami kenaikkan dari tahun ke tahun. Padahal, katanya, setiap toko dan pedagang pasar dipungut biaya.

"Mengapa retribusi pasar sama sekali tidak ada kenaikan. Malah 0 persen. Padahal pungutan terus dilakukan," sebutnya.

Dia mempertanyakan samanya pendapatan  retribusi pasar dan perrtokokan yang hanya Rp157 juta rupiah pada tahun 2014 dan 2015. "Selain retribusi pasar yang minim kami juga mengimbau Pemerintah Kabupaten Siak untuk terus melakukan kegiatan intensifikasi pemungutan pajak dan retribusi daerah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ungkapnya.

Fraksi Hanura Nasional juga menyarankan agar upaya intenfikasi pemungutan pajak dan retribusi daerah menjadi poin penting bagi pemerintah agar bahagian lain yang dihapuskan dapat tertutupi.

"Pendapatan Asli Daerah tetap harus ditingkatkan. Karena kempuan daerah dalam mencari anggaran merupakan salah satu tujuan otonomi daerah, dimana PAD yang semakin tinggi yang menggambarkan kemandirian daerah yang semakin tinggi," pungkasnya.

Penulis : Diana
Editor : Yusni Fatimah




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • 20 Ertiga Diesel Hybrid Telah Dipesan Selama Maret
  • Tahun Ini 3.979 Siswa SMA Sederajat di Kuansing Bakal Ikuti UN
  • Soal Penghargaan Adipura, Bengkalis Masih Tunggu Hasil Penilaian
  • Ada Orang Kaya Masuk Data Fakir Miskin, Laporkan!!
  • KUA PPAS Kuansing Tanpa Paraf Ketua Tim TAPD, Kok Bisa?
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved