BREAKING NEWS :
1 Juli Bakal Jadi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Sei Duku Pekanbaru
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
BPKAD Pekanbaru Ngaku Belum Terima Laporan Realisasi Kegiatan Multiyears
Kamis, 12/01/2017 - 09:31:10 WIB
PEKANBARU - Komisi II DPRD Kota Pekanbaru bersama Badan Pengelola keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menggelar Rapat dengar pendapat diruangan Komisi II DPRD, Rabu (11/1/2017) kemarin.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II Tengku Azwendi Fajri, didampingi anggota lainnya diantaranya yaitu, Desi Susanti, Roem Diani Dewi, Zulfan Hafis, Hj Yurni, Darnil SH dan lainnya.

Dalam kesempatan hearing tersebut, Komisi II sempat melayangkan pertanyaan berkaitan dengan realisasi anggaran pengerjaan proyek Multi Years (MY) oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, yang mana pengerjaannya kontraknya telah selesai per 31 Desember 2016 lalu.

"Kita ingin mengetahui sampai dimana laporan kerja satker terkait realisasi Multi Years," kata Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.

Menjawab persoalan tersebut, Plt BPKAD Alex Kurniawan mengaku, hingga saat ini pihaknya di BPKAD belum menerima laporan dari satker Pemko terkait realisasi proyek MY.

"Sejauh ini kita belum menerima laporan dari OPD yang menjalankan kegiatan Multi Years ini, sehingga kita tidak memiliki data yang pasti," elaknya.

Seperti diketahui, proyek Multi Years Pemko Pekanbaru menelan dana Rp 1,4 triliun, terdiri dari pembangunan Perkantoran Pemko di Tenayan Raya, pembangunan SMP Madani dan SMK Teknologi, pembangunan RSUD Pekanbaru dan jalan lingkar luar.

Proyek yang menelan angka fantastis dan dianggarkan 3 tahun melalui dana APBD Pekanbaru (2014-2016) ini, pembangunan Perkantoran Pemko yang berada di Kecamatan Tenayan Raya paling banyak menelan dana dengan akumulasi sekitar Rp 700 miliar.

Selebihnya pembangunan SMP Madani Rp 42 miliar dan SMK Teknologi Rp 60 miliar, pembangunan RSUD Pekanbaru Rp 90 miliar dan jalan lingkar luar sekitar Rp 400 miliar. Sementara untuk multiyears sampah menelan anggaran Rp 53 miliar. 

Pada APBD-P 2015 ini dianggarkan Rp 2,8 miliar. Sisanya dianggarkan pada APBD murni 2016. Sesuai Perda. Harusnya proyek selesai pada Desember 2016 mendatang. Namun kenyataannya, proyek ini mangkrak ditengah jalan dengan alasan rasionalisasi. 

Penulis : Mimi Purwanti
Editor : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • 1 Juli Bakal Jadi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Sei Duku Pekanbaru
  • Kacang Pukul, Oleh-oleh Khas Bagi yang Mudik ke Riau
  • Walau dalam Suasana Lebaran, Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Reklame Kadaluarsa
  • Alamak! Bapak Angkat Ini Perkosa Putrinya hingga 729 Kali
  • Kemenhub Sanksi PO Jual Tiket Tanpa Stempel
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Salat Idul Fitri Masjid Awaluddin
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved