BREAKING NEWS :
Pakai Speedboat dan Pompong Hias, Wabup Inhu Hadiri MTQ Inhu ke-48 di Desa Rantau Mapesai
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Banyak Bekas Galian Terbiarkan dan Merusak Jalan, Kontraktor harus Tanggung Jawab !
Selasa, 14/08/2018 - 13:22:46 WIB
Pengerjaan galian di Kecamatan Sukajadi Pekanbaru yang mengganggu pengguna jalan.
Pengerjaan galian di Kecamatan Sukajadi Pekanbaru yang mengganggu pengguna jalan.
TERKAIT:
PEKANBARU - Beberapa titik pekerjaan galian seperti yang tampak di Kecamatan Sukajadi dikeluhkan warga Pekanbaru. Pasalnya dengan adanya galian ini kondisi jalan menjadi rusak dan menyempit.

Meski telah ditimbun ulang, namun kondisinya tidak seperti semula. Apalagi ketika cuaca hujan membuat jalan menjadi becek dan licin, saat panas malah berdebu. Di lokasi lain, banyak juga ditemui bekas galian yang tak tertutup lagi seperti sedia kala. Sisi jalan jadi bergelombang atau malah masih menyisakan lubang yang membahayakan.

Menanggapi hal ini pimpinan DPRD Pekanbaru Jhon Romi Sinaga SE memberikan kritikan pedas terhadap kontraktor proyek terkait.

“Saya banyak mendapat laporan, meski saya juga belum tahu itu galian apa. Tapi kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan, kontraktornya harus bertanggungjawab terhadap apa yang terjadi di jalan itu,” kata Romi.

Politisi PDI Perjuangan ini juga mempertanyakan, mengapa sekarang masih ada kegiatan gali-gali tanah dan merusak jalan itu.

“Seperti apa koordinasi dengan OPD terkait, kita tidak tahu apa arahannya jika pun ada izin, apa kontraktornya tidak patuh, ini harus diawasi agar tidak menimbulkan dampak di masyarakat,” tambahnya.

Tambah lagi, masalah galian-galian ini sudah lama dikeluhkan tapi tindakan tegas dari Pemko tidak tampak. “Jadi adanya galian-galian yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, ada yang tidak dipasang papan pemberitahuan, ini dipastikan ilegal. Safety diabaikan,” paparnya.

Ditegaskan Romi, galian yang terjadi itu terkesan sembarangan, setelah digali ditinggal dalam kondisi yang rusak. “Harusnya kontraktornya berpikir juga soal K3 dari pekerjaan dilakukan di Pekanbaru ini, jangan asal lah,” tambahnya.

Karena jika keselamatan kurang diperhatikan maka dari lubang galian itu terjadi lakalantas. “Ini yang kita tidak mau. Maka saya juga minta kerja sama dari Satpol PP untuk menjalankan tugasnya, jika melihat ada kegiatan yang dinilai tak izin maka harus ditertibkan,” pinta Romi.

Penulis: Mimi Purwanti
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pakai Speedboat dan Pompong Hias, Wabup Inhu Hadiri MTQ Inhu ke-48 di Desa Rantau Mapesai
  • Manjakan Generasi Milenial, Smartfren Luncurkan Paket Super 4G Unlimited dan Super 4G Kuota
  • Wabup Inhu Pimpin Upacara Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional Tahun 2018
  • Ikuti Lari 10K Sempena HUT Lantas dan Hornas, Tersedia Hadiah Uang Tunai Rp 63 Juta dan 1 Unit Motor
  • Jumlah Penduduk Besar, Asosiasi Pengusaha IT Malaysia Antusias Masuk ke Pasar Indonesia
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Rakor Penyusunan Program Peraturan Daerah Provinsi Riau 2019
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved