Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

16:18 - Passing Grade Terlalu Ting...
16:34 - Terkait Rasionalisasi Angg...
15:06 - Soal WTP untuk Bengkalis, ...
20:44 - Berkah Ramadan, Ketua DPR...
16:45 - Abdul Kadir Bagi Sembako G...
17:04 - Dihadiri Ketua DPRD Bengka...
13:56 - TPP Cair 4 Bulan, BPKAD Be...
15:19 - Ungkap Sabu Senilai Rp 70 ...
11:24 - Nasib Dusun Bandar Sari, G...
23:16 - Reses di Pambang Pesisir, ...
12:55 - Pemberdayaan Ekonomi Masya...
18:32 - Rumah Dinas Ketua DPRD Ben...
23:39 - Ranperda Zakat Infak dan S...
19:42 - Komisi I Kunker ke Depdagr...
16:44 - Komisi II : Pelabuhan Haru...
16:27 - Sidang Paripurna, DPRD Be...
15:19 - Komisi III : Pembayaran Hu...
15:43 - Ketua DPRD : Birokrasi Ber...
11:32 - Dewan Minta PT.BLJ Kemban...
11:18 - Komisi C DPRD Bengkalis se...
 
Kualitas Buruk, Warga Rupat Keluhkan Raksin Tidak Layak Kosumsi
Selasa, 29/08/2017 - 21:02:17 WIB
Abdul Kadir saat melakukan reses di Kecamatan Rupat
Abdul Kadir saat melakukan reses di Kecamatan Rupat
TERKAIT:
 
  • Rumah Dinas Ketua DPRD Bengkalis Terbuka untuk Masyarakat
  •  

    RUPAT - Warga Desa Sri Tanjung Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis mengeluhkan kualitas beras miskin (Raskin)  yang disalurkan pemerintah,  selain tidak layak kosumsi beras tersebut kuning serta berdebu dan setelah dimasak rasanya basi.

    Keluhan tersebut diungkapkan warga kepada anggota DPRD Bengkalis dapil Rupat Abdul Kadir saat melakukan reses di Kecamatan Rupat,  Selasa (29/08/2017).

    "Saya banyak menerima keluhan dari warga, salah satunya mengenai kualitas raskin yang dinilai tidak layak kosumsi dan setelah dimasak rasa basi, kondisi ini sudah berlangsung selama 2 bulan, " ujar Abdul Kadir.

    Dikatakan juga oleh Politisi Partai Amanat Nasional (PAN)  ini bahwa persoalan kualitas raskin yang dikeluhkan warga Rupat ini nantinya akan ia tanggapi dan akan memanggil pihak terkait seperti Disperindag dan Bulog.

    "Setelah ini nanti kita akan panggil pihak terkait termasuk Bulog,  karena beras yang disalurkan ini sangat tidak layak untuk dikosumsi, " kata Abdul Kadir.

    Abdul Kadir mengharapkan agar Bulog sebagai penyalur untuk dapat memperhatikan kualitas beras yang akan disalurkan kepada masyarakat dan hal ini tidak terjadi lagi pada penyaluran berikutnya.

    Penulis : alfisnardo

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Utang Pemerintah hingga Oktober 2018 Capai Rp 333,7 Triliun
  • Petugas Gabungan Masih Berupaya Evakuasi Harimau Sumatera di Inhil
  • Di Hadapan Kapolri, Plt Gubri Bersama Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU Samsat Nasional
  • Senggol Istri Orang, Pria di Inhil Kena Bacok Sang Suami
  • Kirab Kota Taruna AAL Angkatan ke-64 Tahun 2018 di Dumai Meriah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved