Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
 
+ PROFIL

Politisi Muda dengan Multi Talenta


Optimis Infrastruktur di Negeri Junjungan Terselesaikan


Komisi II DPRD Bengkalis

 
+ INDEX BERITA

11:46 - Pembayaran Honor Guru Madr...
11:15 - Dewan Soroti Kekosongan Ke...
11:35 - Ratusan Pekerja Kehilangan...
11:48 - Program HTR Tak Terealisas...
15:32 - Dewan: Jangan Heran Ada Ny...
09:53 - DPRD Bersedia Bantu Cari S...
09:04 - Komisi III Pertanyakan Pro...
17:39 - Dua Kali Sidang Paripurna ...
09:52 - Dewan: Harus Transparan Ta...
14:05 - Pemkab Perlu Lebih Perhati...
12:20 - DPRD Nilai Pemkab Bengkali...
17:45 - Rentenir Berkedok Koperasi...
15:05 - Dewan Nilai Disdik Lamban ...
17:31 - Empat Pejabat Sekretariat ...
15:46 - Penahanan 3 Penambang haru...
14:39 - Bantan Layak Jadi Pusat Ag...
09:11 - Dewan Apresiasi Kebijakan ...
17:44 - Jamal Abdillah Akui Aktivi...
18:31 - Jamal: Agendakan Pemanggil...
16:12 - Dewan Pertanyakan Keputusa...
 
Dewan Desak Diskes Tuntaskan Jamkesmasda
Senin, 18 Juni 2012 - 16:32:26 WIB

TERKAIT:
 
  • Gubri Minta SKPD dan Anggota Dewan Ikut Sumbangkan Buku
  • Bupati Bengkalis Lantik 71 Dewan Hakim MTQ
  • Pengadaan Mobdin Dewan Ditender Ulang
  •  

    BENGKALIS - Sekretaris Komisi IV DPRD Bengkalis Iskandar Budiman SE mendesak Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Bengkalis agar mempercepat proses administrasi pelaksanaan program Jamkesmasda Tahun 2012. Karena sejak awal bulan Juni ini pasien terpaksa harus menebus obat ke apotik atau rumah sakit dengan biaya sendiri, karena dana Jamkesmasda belum juga cair.

    "Jangan sampai hanya karena proses administrasi yang belum tuntas, masalah Jamkesmasda ini jadi berlarut-larut. Untuk itu kita mendesak Diskes untuk menyelesaikan permasalahan terkait soal jamkesmasda ini, karena menyangkut dengan kebutuhan masyarakat luas,"tegas Iskandar Budiman, Senin (18/6).

    Disinggung politisi Partai Golkar ini, seharusnya masalah administrasi ataupun memorandum of understanding (MoU) antara Pemkab Bengkalis dengan PT.Askes sudah tuntas pada bulan Maret atau April lalu. Tapi kenyataannya sampai dengan bulan Juni, atau sudah memasuki pertengahan tahun, anggaran untuk jamkesmasda ini belum juga cair, sehingga apotik harus menagih biaya langsung ke pasien.

    Dikatakan Iskandar, dirinya juga tidak tahu persis apa sebenarnya masalah yang terjadi antara PT.Askes dengan Pemkab Bengkalis sehingga realisasinya juga mengalami kemacetan. Ia juga menyentil pernyataan wakil bupati Bengkalis yang hanya mengimbau kepada Diskes untuk menyelesaikan persoalan administrasi, padahal seharusnya kepala daerah turun tangan menyelesaikan program jamkesmasda yang macet tersebut.

    "Kepala Daerah bersama dengan Diskes serta PT.Askes seharusnya duduk bersama dengan pengelola apotik serta pihak rumah sakit. Pemkab bisa menjelaskan kepada pemilik apotik agar tetap mengratiskan beban obat kepada masyarakat dengan jaminan dari PT.Askes serta Pemkab sendiri, bahwa semua hutang obat akan dilunasi begitu dana Jamkesmasda dicairkan,"saran Iskandar.

    Disebut Politisi Partai Golkar ini, program Jamkesmasda adalah salah satu program unggulan dari kepala daerah sekarang. Tetapi pada aplikasi di lapangan, SKPD yang seharusnya menjadi penanggungjawab program tersebut malah terlambat melaksanakan proses administrasinya, sehingga masyarakat menanggung dampaknya.(Alf)

    Komentar (0 Komentar)


    Isi Komentar :
    Nama :
    Email :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     

     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris
    Management : Redaksi Disclaimer Karier
        © 2011-2013 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved