Soal Jamkesmasda
Dewan Minta Jangan Persulit Warga
Rabu, 13 Juni 2012 - 15:07:19 WIB
BENGKALIS-Kalangan DPRD Bengkalis khususnya dari komisi IV mengaku terkejut soal program jaminan kesehatan masyarakat daerah (Jamkesmasda) Bengkalis tahun 2012 yang macet. Untuk itu mereka berharap Pemkab Bengkalis tidak mempersulit masyarakat, karena mereka hanya gratis berobat, sementara obat-obatan harus ditebus di apotik atau rumah sakit.
''Cukup disesalkan, sampai dengan bulan Juni realisasi Jamkesmada terkesan macet. Konon hal itu diakibatkan belum adanya memorandum of understanding (MoU) antara pihak PT.Askes dengan Pemkab Bengkalis dalam hal ini dinas kesehatan. Harapan kita dalam hal pelayanan kesehatan ini masyarakat jangan dipersulit,'' ungkap Iskandar Budiman, sekretaris Komisi IV DPRD Bengkalis yang membidangi masalah kesehatan, kepada MRNetwork, Rabu (13/6).
Diutarakan politisi partai Golkar ini, anggaran untuk Jamkesmasda sudah dialoksikan di APBD Bengkalis tahun 2012, yang mana nilainya hampir sama dengan tahun 2011 lalu. Sehingga meskipun belum ada MoU antara pihak PT.Askes dengan Pemkab Bengkalis, jangan dijadikan alasan untuk mempersulit masyarakat dalam mendapatkan pengobatan gratis disemua wilayah di Negeri Junjungan.
''PT.Askes itu keluar modal dululah, jangan hanya bertumpu kepada APBD semata. Sebelum dana APBD cair atau ada MoU, mereka kan bisa menalangi terlebih dahulu biaya obat-obatan. Masak perusahaan besar seperti PT.Askes tak mampu membayar tagihan resep pasien,'' kritik Iskandar. (Alf)
Komentar (0 Komentar)
Isi Komentar :