Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

17:02 - Diduga Bea Cukai Bengkalis...
16:12 - Kasus Penjualan Buku Silum...
15:28 - Tiga Desa di Bengkalis Bat...
12:56 - Hanya 3 Kapal Roro yang Be...
12:11 - Kembangkan Minat Baca, Des...
15:46 - Kondisi MB Mulai Keropos, ...
15:26 - Plt Disdik Bengkalis Belu...
16:31 - Guru Madrasah Bengkalis Be...
13:10 - Bupati Amril Minta Warga J...
18:26 - Kepsek di Kabupaten Bengka...
15:57 - Tahun Ini, Dermaga II BSSR...
12:52 - Senin, DPRD Kuansing Gelar...
12:49 - Jelas Pilkades Serentak, K...
17:00 - AKN Bengkalis Jadi Referen...
16:18 - Pertama Kali di Indonesia,...
14:29 - Cegah Penyimpangan Dana, 1...
11:49 - Terkait Status Terpidana E...
17:54 - Kadis DLH Motivasi THL Bek...
15:19 - Pedagang Bengkalis Diminta...
09:05 - Rekam Jejak Istri-Istri Bu...
 
Kembangkan Wisata Pantai Lapin, Pusat Bantu Pariwisata Bengkalis Rp3 Miliar
Rabu, 15/03/2017 - 16:22:06 WIB

BENGKALIS - Kementrian Pariwisata RI tahun 2017 ini memberikan bantuan dana Alokasi Khusus (DAK) dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp3 miliar. Dana tersebut untuk pengembangan wisata di pantai Lapin, desa Tanjung Punak, kecamatan Rupat Utara, dan pantai Selat Baru, kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis.

Hal itu katakan Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis, Drs H Eduar kepada sejumlah wartawan, Rabu (15/3/2017). Untuk pengembangan kepariwisata di wilayah kecamatan Rupat Utara dan kecamatan Bantan kabupaten Bengkalis tidak bisa tergantung pada ABPD Bengkalis bahkan Provinsi Riau. Beberapa bulan terakhir dirinya melakukan lobi langsung ke Kementrian Pariwisata Republik Indonesia.

"Alhamdulillah tahun ini dapat bantuan dari APBN melalui Kementrian Pariwisata untuk pembangunan lanjutan jeti di pantai Tanjung Lapin, desa Tanjung Punak, kecamatan Rupat Utara senilai Rp1,5 miliar untuk pembangunan WC dan pembangunan pagar pembatas dengan permukiman masyarakat dan lain nantinya," ujarnya.

Dikatakan, penyelesaian pembangunan jeti di pantai Lapin yang terakhir dibangun dari bantuan Provinsi Riau tahun 2013 silam belum selesai. Pihak provinsi Riau tidak lagi melanjutkan pembangunan jeti di pantai Lapin, Desa Tanjung Punak tersebut.

"Bantuan untuk kepariwisataan senilai Rp1,5 miliar lainnya untuk pembangunan infrastruktur pantai Selat Baru, kecamatan Bantan, yang pembangunan tahap awal. Selain fisik juga anggaran itu untuk pusat informasi pariwisata," katanya.

Eduar juga mentargetkan tahun ini perencanaan pembangunan lanjutan jeti pantai Lapin tersebut  selesai dalam waktu dekat. Saat ini sedang berkoordinasi dengan pemerintahan Provinsi Riau. Karena awalnya dibangun oleh Pemerintah Provinsi Riau.

"Ditargetkan tahun ini bantuan dari APBN tahun 2017 itu selesai tepat waktu.  Meski bantuan tersebut belum maksimal. Kita akan terus melakukan lobi ke pusat untuk pengembangan kepariwisata menjadi di Kabupaten Bengkalis," ungkap Eduar.

Penulis  : Zulkarnaen
Editor    : Unik Susanti



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Harimau Sumatra Kembali Mengancam Nyawa Penduduk Inhil
  • Masuki Bulan Suci Ramadan, Warga Town Site 2 Jalin Silaturahim
  • SK Terlambat Dikirim, 13 Guru di Kuansing Tak Nikmati Tunjangan Sertifikasi
  • Kakek di Meranti Gantung Diri di Kamar, Lidahnya Terjulur
  • Diduga Bea Cukai Bengkalis Main Mata, Pemilik Rokok Ilegal Tidak Diketahui
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved