Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

18:01 - DPD PAN Masih Godok Plt Ke...
17:51 - Pasca Transfer Sisa DBH Ta...
10:28 - Lantik Pj Kades Tanjung Be...
18:00 - BRG Terkesan Tata Kelola A...
17:07 - Merampok di Mandau, Dua Pe...
16:18 - Diikuti 32 Siswa, Kadisdik...
16:10 - Masih Tertunggak Rp125 Mil...
16:01 - Karhutla di Air Putih, Po...
15:03 - Suwitno Pranolo Nahkodai K...
14:20 - Besok, Camat Siak Kecil L...
07:01 - Waduuhh... ASN Bengkalis T...
17:48 - SHU UEK-SP Perdana Mandiri...
16:28 - Abrasi yang Terjadi di Ben...
16:27 - Pembangunan Islamic Center...
16:14 - Abrasi Makin Kritis di Ben...
15:51 - Mulai 27 Februari, Pelaya...
14:49 - Inkado Bengkalis Bantu Baj...
23:05 - Dua Pencuri Sarang Burung...
19:13 - Pemkab Bengkalis Didesak R...
15:52 - Januari-Februari, DPPPA Be...
 
Tiap Hari Listrik Mati, Warga Bengkalis: Ibarat Minum Obat, sudah Over Dosis
Senin, 09/01/2017 - 16:12:10 WIB

BENGKALIS - Sejumlah warga Kembung Luar dan sekitarnya mengaku kesal terkait pemadaman yang dilakukan PLN Bengkalis. Saban hari hampir bisa dipastikan terjadi pemadaman. Terkadang lamanya pemadaman bisa sampai berjam-jam.

Parahnya lagi, kondisi tersebut bukan baru terjadi sebulan atau dua bulan terakhir, tapi sekitar 3 tahun lalu atau sejak aliran listrik masuk ke rumah mereka. Selama ini monyet selalu saja menjadi "kambing hitam" terjadinya pemadaman tersebut, kini entah "binatang" apa lagi yang bakal dikambing hitamkan oleh PLN.

Pemadaman yang dilakukan oleh PLN juga tidak terjadwal, bisa pagi, siang ataupun malam. Satu hari bahkan bisa berkali-kali, "Kalau dianalogikan pemadaman listrik itu seperti minum obat, saya yakin masyarakat Kembung Luar dan sekitarnya sudah pada over dosis," ujar salah satu warga, Mazlan Senin (9/1/2017), dengan kesal.

Seperti pada Minggu (8/1/2017) lalu kata Mazlan, sekitar pukul 15.00 Wib, listrik mati sekitar setengah jam, lalu hidup kembali sektar pukul 15.30 WIB. Namun tidak terlalu lama, pada pukul 16.00 Wib listrik kembali mati dan baru hidup kembali sekitar pukul 18.00 WIB.

"Setahu kami di Kota Bengkalis dan areal sekitarnya tidak ada pemadaman separah ini, mengapa yang di kampung-kampung seperti ini," keluh Mazlan.

Hal senada disampaikan Edot, kata anak dua anak ini, bukan masyarakat tidak pandai bersyukur atau berterimakasih telah tersambung aliran listrik. Tapi pemadaman yang dilakukan oleh PLN dinilai sudah sangat keterlaluan. "Seperti beberapa malam lalu, listrik mati mulai pukul 23.00 WIB, baru hidup kembali pukul 08.00 Wib. Tengoklah, berapa jam listrik mati," sebutnya.

Jika dulu pohon atau rating kayu yang jadi alasan terjadinya gangguan, sekarang kata Edot tidak ada lagi ranting kayu yang menyentuh kabel listrik, semuanya sudah dibersihkan oleh petugas PLN atau masyarakat pemilik tanaman itu sendiri.

"Terus terang, kami masyarakat kampung ini dibuat susah akibat pemadaman tidak terjadwal seperti ini. Untuk waktu-waktu tertentu ketika ada kegiatan atau acara kami dibuat kelabakan, karena pemadaman tanpa pemberitahuan," sebutnya lagi.

Kalau memang daya yang tersedia tidak mencukupi, biasanya pemadaman terjadi saat beban puncak seperti saat menjelang malam (Maghrib) dan waktu-waktu tertentu lainnya. Tapi pemadaman yang dilakukan selama ini bisa pagi, siang, sore juga malam hari.

"Kalau memang ada kerusakan atau alasan lain yang memang tidak bisa dihindarkan kami bisa memaklumi. Hanya saja kalau rusak mengapa bisa tiap hari dan beberapa kali. Terus terang, kami sangat ingin menikmatialiran listrik ini seperti kawan-kwan di kota Bengkalis dan sekitarnya, kalau ada pemadaman sudah terjadwal, tidak asal mati saja," harapnya.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Arsyadjuliandi Rachman Serahkan Bantuan Rp25 Juta untuk Masjid Al Mukminin
  • Sebut Produk Bisa Memperbesar Payudara, Iklan Minuman Ini Dikecam
  • Prof DR. Hj. Irda Fidrianny Apt, Putri Riau yang Dikukuhkan Jadi Guru Besar ITB
  • Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Sesalkan Amerika Larang Imigran 7 Negara Islam Masuk Wilayahnya
  • Imbas APBD Belum Disahkan, Mobil Damkar Kuansing Terpaksa Berhutang BBM ke SPBU
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved