Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

16:54 - Bupati Bengkalis Resmikan ...
13:42 - Kabupaten Bengkalis harus ...
11:21 - Tim Ahli Jepang Observasi ...
13:41 - Laka Tunggal di Siak Kecil...
12:58 - Tim Dosen Teknik Perkapala...
11:07 - Bupati Amril: Keterbatasan...
09:23 - Pengurus PMI Periode 2017 ...
22:37 - Besok Pagi, PGRI Bukit Bat...
15:01 - Pemkab Bengkalis Dukung Pe...
15:11 - Jalan Lingkar Pulau Bengka...
12:04 - Terkait Polemik Koperasi B...
16:17 - Menurun dari APBD Perubaha...
13:39 - Lepas 11 Jamah Umroh, Ini ...
13:32 - Sekda Bengkalis Serahkan P...
14:28 - Pencanangan Germas Bengkal...
15:21 - Juara Umum Porprov Riau, B...
12:25 - Juara Umum Dua Kali, Bengk...
10:41 - Bengkalis Miliki Website P...
23:37 - 12 Cabor Capai Target yang...
22:40 - Kunci Emas ke 86, Tim Voli...
 
Tim AM-Mantap Optimis Menang di MK
Sidang Gugatan Pilkada Bengkalis Tunggu Jadwal Putusan
Senin, 18/01/2016 - 15:51:59 WIB
TERKAIT:

BENGKALIS - Gugatan sengketa pilkada Bengkalis tahun 2015 memasuki babak persidangan. Dilanjutkan atau tidaknya gugatan pasangan Sulaiman Zakaria-Noor Charis Putra (SNI) terhadap pasangan pemenang Pilkada Amril Mukminin-Muhammad (AM-Mantap) di Mahkamah Konstitusi (MK) sampai saat ini masih menunggu jadwal sidang putusan.

Salah satu anggota tim pemenangan AM-Mantap Yudi Veryantoro, ketika dikonfirmasi membenarkan kalau sidang gugatan sengketa Pilkada Bengkalis masih menunggu daftar antrian sidang. Disebutkannya, gugatan akan memasuki keputusan, yaitu dilanjutkan atau tidaknya gugatan yang disampaikan pasangan SNI ke MK terkait berbagai dugaan yang dilaporkan pasangan tersebut.

"Beberapa kawan-kawan dari tim AM-Mantap saat ini tengah berada di Jakarta mengikuti sidang amar putusan Hakim MK apakah diterima atau tidak gugatan mereka. Kita dan kawan-kawan dari tim AM-Mantap sangat optimis gugatan pasangan SNI bakal tidak dilanjutkan atau ditolak Hakim MK untuk dilanjutkan," ujar Yudi Veryantoro melalui hubungan ponsel.

Alasan barisan AM-Mantap optimis gugatan pasangan SNI yang kalah di Pilkada Bengkalis dengan selisih suara hampir 20 persen dari AM-Mantap itu bakal ditolak MK, dikarenakan substansi gugatan mereka bukan pada sengketa Pilkada. Kalaupun ada dimasukkan gugatan sengketa Pilkada berupa laporan dugaan penggelembungan suara dan dugaan praktek money politic jelas salah alamat.

Seharusnya sambung mantan anggota DPRD Bengkalis dua periode tersebut, dugaan praktek money politic atau kecurangan lain tidak dialamatkan ke pasangan AM-Mantap. Karena status Amril dan Muhammad pada saat Pilkada bukan incumbent atau penguasa saat atau jelang pilkada Bengkalis dilaksanakan.

"Laporan kecurangan Pilkada Bengkalis yang dialamatkan pasangan SNI kepada AM-Mantap rasanya terlalu mengada-ngada. AM bukan incumbent atau pejabat di Bengkalis saat pilkada berlangsung. Nanti kita juga siap untuk buka-bukaan siapa sebenarnya yang bermain curang di Pilkada Bengkalis kemarin," ujarnya lagi.

Penulis  : Zulkarnaen
Editor    : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Besok, Suzuki SBT Gelar Pesta Akhir tahun 2017
  • Kas Titipan BI Resmi Beroperasional di Bank Riau Kepri Pasir Pangaraian
  • Bertindak Arogan, Oknum Satpol PP Pekanbaru Halangi Wartawan
  • Rakor Bersama Kades, Camat dan, Instansi Vertikal, Bupati Minta Tingkatkan Pelayanan Publik
  • Persiapan MTQ Riau di Dumai Rampung 60 Persen
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved