Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

18:29 - Rencana Aksi Penanganan Ab...
18:07 - PWI Bengkalis Agendakan Du...
16:44 - Bupati Bengkalis Lantik 2 ...
16:14 - Sumatera Barat Expo 2019, ...
14:52 - Digelar, Wisata Kampung M...
16:20 - Berkat Bina Pengelolaan TT...
10:06 - DKT Evaluasi Program dan K...
15:11 - Polbeng Sosialisasi Penera...
17:46 - Bupati Bengkalis Ikut Rako...
16:53 - AKN Bengkalis Wisuda 59 Ma...
19:29 - Bappeda Sosialisasikan SIP...
17:08 - Mobil Tabrak Motor di Simp...
16:34 - Jelang MTQ Tingkat Provins...
18:12 - Diterapkan 2020, Bappeda B...
22:17 - IPHI Kecamatan Bengkalis D...
17:57 - Sekda Bengkalis: Siapapun ...
16:16 - Nasib AK Bengkalis Masih B...
16:09 - Pasca Pelantikan Pejabat P...
15:20 - Bupati Bengkalis Minta Dia...
20:06 - Wujudkan WBK dan WBBM, Bea...
 
Warga Bengkalis Resah, Banyak "Hantu" Pinang Berkeliaran
Minggu, 17/01/2016 - 16:11:17 WIB

BENGKALIS - Pasca harga ojol (karet,red) jeblok sejak beberapa tahun terakhir, kini sebagian masyarakat petani beralih ke buah pinang. Si buah berwarna merah itu menjadi primadona sejak beberapa bulan terakhir, bagaimana tidak per 1 Kg pinang kering dihargai Rp20 ribu (saat ini turun berkisar Rp16-18 ribu).

Kendati tidak ada masyarakat yang berkebun khusus pohon pinang dengan jumlah yang besar, setidaknya pohon yang ditanam di belakang atau sekeliling rumah bisa menjadi penawar duka ketika ojol tidak lagi berharga. Seiring harga pinang yang menggiurkan, para pemilik mulai dibuat resah. Pasalnya, para "hantu" pinang kering mulai bergentanyangan, bukan saja mengutil buah pinang yang berjatuhan di bawah batang, tapi juga mencuri buah pinang yang sedang dijemur atau bahkan buah pinang yang berada di kedai-kedai penampung.

"Dulu buah pinang memang kurang dipandang, tapi sejak beberapa bulan terakhir buah pinang jadi idaman. Sayangnya, sejak beberapa minggu terakhir banyak warga yang mengeluh buah pinang mereka dikebas maling, bukan hanya mengutip yang berjatuhan, yang sudah diolah atau dijemurpun diembat," ujar Firdaus warga Kembung Luar.

Seperti diceritakan Firdaus, beberapa minggu lalu salah satu kedai yang membeli pinang warga menjadi sasaran maling. Puluhan kilogram pinang hasil penjualan warga setempat ludes dikebas maling. Nasib serupa juga dialami warga lainnya, belasan kilogram pinang yang hampir kering yang berada di dalam rumah juga dicuri maling.

"Walau harga sudah agak turun menjadi Rp 16-20 ribu perkilo, tapi masih cukup menggiurkan, makanya masih menjadi incaran empuk maling. Terlebih musim sulit seperti ini, harga ojol tidak menjanjikan seperti dulu lagi, pinanglah menjadi sasaran mereka," keluh Firdaus.

Sejumlah warga pemilik pinang kini dibuat was-was, jika sebelumnya buah pinang baik yang belum dibelah atau yang sudah dijemur dibiarkan saja di halaman rumah, kini terpaksa diangkut ke dalam rumah. "Kalau sebelumnya kita biarkan saja di jemuran pinang di halaman rumah, sekarang harus dimasukkan ke dalam rumah. Mending kita amankan sebelum diamankan maling," ujar Tugimah.

Penulis  : Zulkarnaen
Editor    : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dilarang Bergaya Hidup Mewah, Yuk Intip Berapa Gaji Polri dari Tertinggi hingga Terendah
  • AKBP Asep Darmawan Dicopot dari Jabatan Kapolres Kampar, Kompolnas: Tidak Disiplin
  • Pangkalan Elpiji yang Langgar Aturan Akan Ditindak Tegas, Ingot: Kita Minta Masyarakat Ikut Awasi
  • Bikin Sabu di Lab Kampus, Dua Profesor Kimia Ini Ditangkap
  • Bacalah Doa Ini saat Terbangun Tengah Malam Seperti Anjuran Rasulullah SAW
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved