Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem e-planning" /> Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem e-planning" />
Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

15:46 - Bupati Amril Beri Motivasi...
16:53 - Bupati Amril Apresiasi Tim...
16:05 - Pemkab Bengkalis Serahkan ...
15:13 - Pemkab Usulkan RAPBD 2019 ...
16:24 - Sempena HKN ke-54, Pemkab ...
15:54 - Sempena HKN ke-54, Diskes ...
12:34 - Pasca Terbakarnya 6 Panel ...
12:56 - Pulihkan Kelistrikan di Pu...
17:38 - Walikota Buka Puncak Perin...
16:47 - Polbeng Jadi Pilihan Deleg...
16:35 - Panel Utama (Kubikel) Terb...
17:06 - Bupati Bengkalis Amril Muk...
14:43 - Festival Mandi Safar di Ru...
16:12 - Harapkan Pemilu 2019 Aman ...
12:42 - Febriansyah Bawa Pulang Se...
17:06 - Malam Ini Laga Amal KONI, ...
06:45 - Gelar KONI Expo, Bupati Ap...
11:05 - Tanpa Pemberitahuan, PLN L...
13:47 - Pilkades Serentak Tahap II...
16:32 - Pantau Pilkades Serentak d...
 
Pemkab Bengkalis Terapkan e-Planning untuk Pembangunan 2017
Rabu, 13/01/2016 - 09:40:53 WIB

BENGKALIS-Untuk mempermudah dan mendukung transparansi dalam penyusunan rencana program pembangunan daerah tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menerapkan sistem e-planning. Perangkat pendukung, termasuk server sudah ada di kantor Bappeda.

"Perangkat pendukungnya sudah kita siapkan. Termasuk servernya, sudah ada di Bappeda," ujar Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis melalui Sekretaris, Imam Hakim, Selasa (12/1/2015).

Dikatakan, penerapan e-planning dilakukan untuk mendukung target dan sasaran rencana program jangka menengah daerah (RPJMD). 

"Banyak manfaat dari perencanaan elektronik tersebut, salah satunya bisa diakses dari mana saja sehingga SKPD di seluruh Kabupaten Bengkalis bisa melakukan input data secara bersamaan," paparnya.

Imam mengatakan, e-planning juga membuat sistem perencanaan menjadi satu pintu sehingga baik dari eksekutif, legislatif dan masyarakat umum dapat berinteraksi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, perencanaan pembangunan secara digital itu juga dapat mencegah terjadinya human error, sehingga diharapkan tidak terjadi lagi kesalahan penjumlah dan pengurutan melalui sistem komputerisasi. Termasuk juga adanya penumpang gelap dalam penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. 

"Proses usulan penganggaran akan telihat jelas mulai dari tingkat bawah. Jika ada usulan masuk di tengah jalan, maka dengan sistem e-planning ini akan telihat," ujarnya.

Sistem e-planning telah diterapkan sejumlah daerah di Indonesia, seperti DKI Jakarta, Yogyakarta, Aceh dan Kabupaten Rejang Lebong, Sumatera Selatan dan Kota Lubuk Linggau.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Unik Susanti

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Suzuki GSX150 Bandit Melaju Lincah di Lintasan Medan Terjal Memacu Andrenalin
  • Geger, Tiba-tiba Raungan Sirene Mobil Damkar Curi Perhatian Warga Soebrantas Tembilahan
  • Tak Semua Orang Tahu, Marquez Ungkap Sifat Pedrosa yang Ternyata...
  • Nonton Latihan Arung Jeram di Atas Jembatan Gantung, Eh Malah Putus dan Jatuh ke Sungai
  • Kakek Sakti Umur 95 Tahun Bangkit dari Kematian saat Pemakaman, Katanya Dia Cuma Tidur
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved