Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem e-planning" /> Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem e-planning" />
Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

15:56 - 103 Mahasiswa AKN Bengkali...
09:00 - Poprov 2017, KONI Bengkali...
15:57 - Dalam Hal Pelayanan, ASN d...
14:51 - Hasil Tangkapan di Rupat, ...
14:44 - Disdik Bengkalis Jadikan S...
17:17 - Pasca Pemberlakuan OPD Bar...
13:03 - Tingkatkan Pengamanan, Po...
12:52 - Amaruddin Jabat Pj Kades M...
18:21 - Ratusan Masyarakat Bengkal...
16:52 - Agar Kinerja Maksimal, DLH...
15:52 - Camat Bukit Batu : Beda Pi...
15:38 - Ribuan Lampion Hiasi Jalan...
07:59 - Kerusakan Taman Andam Dewi...
15:32 - Pemkab Bengkalis Alokasika...
10:58 - Diduga Akibat Sakit Tak Ku...
22:16 - Empat OPD Baru Pemkab Beng...
18:32 - 96 Desa di Bengkalis akan ...
07:39 - Hadapi Porprov di Kampar, ...
16:53 - Mantan Ketua ULP Bengkalis...
16:51 - Tinjau Program Pansimas, J...
 
Pemkab Bengkalis Terapkan e-Planning untuk Pembangunan 2017
Rabu, 13/01/2016 - 09:40:53 WIB

BENGKALIS-Untuk mempermudah dan mendukung transparansi dalam penyusunan rencana program pembangunan daerah tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menerapkan sistem e-planning. Perangkat pendukung, termasuk server sudah ada di kantor Bappeda.

"Perangkat pendukungnya sudah kita siapkan. Termasuk servernya, sudah ada di Bappeda," ujar Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis melalui Sekretaris, Imam Hakim, Selasa (12/1/2015).

Dikatakan, penerapan e-planning dilakukan untuk mendukung target dan sasaran rencana program jangka menengah daerah (RPJMD). 

"Banyak manfaat dari perencanaan elektronik tersebut, salah satunya bisa diakses dari mana saja sehingga SKPD di seluruh Kabupaten Bengkalis bisa melakukan input data secara bersamaan," paparnya.

Imam mengatakan, e-planning juga membuat sistem perencanaan menjadi satu pintu sehingga baik dari eksekutif, legislatif dan masyarakat umum dapat berinteraksi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, perencanaan pembangunan secara digital itu juga dapat mencegah terjadinya human error, sehingga diharapkan tidak terjadi lagi kesalahan penjumlah dan pengurutan melalui sistem komputerisasi. Termasuk juga adanya penumpang gelap dalam penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. 

"Proses usulan penganggaran akan telihat jelas mulai dari tingkat bawah. Jika ada usulan masuk di tengah jalan, maka dengan sistem e-planning ini akan telihat," ujarnya.

Sistem e-planning telah diterapkan sejumlah daerah di Indonesia, seperti DKI Jakarta, Yogyakarta, Aceh dan Kabupaten Rejang Lebong, Sumatera Selatan dan Kota Lubuk Linggau.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • APBD Inhu Tahun 2017 Sebesar Rp1,4 Triliun Disahkan Malam Hari
  • Satpol PP dan Damkar Pelalawan Aktifkan 3 Posko Keamanan dan Waspada Kebakaran
  • Pemprov Riau Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karlahut
  • 2017, Satpol PP Pekanbaru Stop Pelatihan Anggota
  • DPRD Pekanbaru Nilai Penganggaran Operasional Lurah hingga Ratusan Juta Tidak Tepat
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved