Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem e-planning" /> Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem e-planning" />
Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

11:49 - Tim Relawan Sahabat Karib ...
15:36 - Usai Senam Bersama, Wabup ...
13:25 - Bupati Apresiasi Masyaraka...
12:42 - Terkait Aset Pemkab di Des...
10:49 - Koperasi BBDM Gelar RAT Pe...
16:41 - Lihat Kondisi Faktual, Kab...
15:15 - Tenaga Pendamping Desa Dit...
15:00 - Senin Depan, 136 Pendampin...
16:42 - Dari Izin Gangguan dan IMB...
14:47 - Terkait Pilkada 2018, PNS ...
16:44 - FGD Tahapan Penyusunan RKP...
15:12 - Damkar Tangani 222,91 Ha K...
17:28 - Selama 2017, Kasus Narkoba...
15:57 - Bupati Amril Respon Kerusa...
10:13 - Mau Liburan ke Teluk Lanca...
16:32 - BPBD Tangani 16 Kasus Benc...
11:52 - Selama Desember 2017, 16 B...
15:27 - Pemkab Bengkalis Gencar Ra...
12:54 - Akhir Tahun Berbuah Manis,...
14:25 - Ke Luar Negeri, PNS Bengka...
 
Pemkab Bengkalis Terapkan e-Planning untuk Pembangunan 2017
Rabu, 13/01/2016 - 09:40:53 WIB

BENGKALIS-Untuk mempermudah dan mendukung transparansi dalam penyusunan rencana program pembangunan daerah tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menerapkan sistem e-planning. Perangkat pendukung, termasuk server sudah ada di kantor Bappeda.

"Perangkat pendukungnya sudah kita siapkan. Termasuk servernya, sudah ada di Bappeda," ujar Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis melalui Sekretaris, Imam Hakim, Selasa (12/1/2015).

Dikatakan, penerapan e-planning dilakukan untuk mendukung target dan sasaran rencana program jangka menengah daerah (RPJMD). 

"Banyak manfaat dari perencanaan elektronik tersebut, salah satunya bisa diakses dari mana saja sehingga SKPD di seluruh Kabupaten Bengkalis bisa melakukan input data secara bersamaan," paparnya.

Imam mengatakan, e-planning juga membuat sistem perencanaan menjadi satu pintu sehingga baik dari eksekutif, legislatif dan masyarakat umum dapat berinteraksi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, perencanaan pembangunan secara digital itu juga dapat mencegah terjadinya human error, sehingga diharapkan tidak terjadi lagi kesalahan penjumlah dan pengurutan melalui sistem komputerisasi. Termasuk juga adanya penumpang gelap dalam penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. 

"Proses usulan penganggaran akan telihat jelas mulai dari tingkat bawah. Jika ada usulan masuk di tengah jalan, maka dengan sistem e-planning ini akan telihat," ujarnya.

Sistem e-planning telah diterapkan sejumlah daerah di Indonesia, seperti DKI Jakarta, Yogyakarta, Aceh dan Kabupaten Rejang Lebong, Sumatera Selatan dan Kota Lubuk Linggau.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Unik Susanti

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Lebih Agresif di 2018, Smartfren akan Bangun 10 Ribu BTS
  • Gedung LAMR Belum Serah Terima, LAM Kecewa dengan Kota Pekanbaru
  • Walikota Instruksikan Percepat Lelang Swastanisasi Sampah
  • Harga Pertalite Naik. Petugas SPBU: Bensin Kosong Dua Hari Kedepan
  • Bupati Inhil Serahkan Ambulance Air untuk RSUD Tengku Sulung
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved