Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem e-planning" /> Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem e-planning" />
Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

18:36 - PAN Harus Segera Isi kekos...
17:54 - Dugaan Korupsi Dana Desa, ...
16:33 - Dua Tahun Terbengkalai, Pr...
16:25 - Gerah Lihat Kinerja SKPD, ...
16:08 - Proyek Poskesdes Desa Lia...
14:19 - Dugaan Tipikor Dana Desa B...
18:38 - Diskes Bengkalis Ajak Kend...
17:51 - Cabuli Anak di Bawah Umur,...
16:52 - Kepala DLH Bengkalis Minta...
16:03 - LAMR Siak Kecil Beri Pembe...
15:00 - Kasus Korupsi Dispenda Ben...
19:00 - Pemkab Bengkalis Diminta B...
16:18 - Konflik Antar Nelayan Jari...
15:43 - Waspada!! Maling Ojol Gent...
15:15 - Cabuli Pelajar, Warga Seng...
14:37 - Ada Nama Baru Berinisial "...
08:47 - Terkait Pembubaran Koperas...
19:31 - Pemalsu TTD Bupati Bengkal...
14:18 - Bengkalis Bertekad Pertaha...
11:55 - Semarak Pilkades Pakning A...
 
Pemkab Bengkalis Terapkan e-Planning untuk Pembangunan 2017
Rabu, 13/01/2016 - 09:40:53 WIB

BENGKALIS-Untuk mempermudah dan mendukung transparansi dalam penyusunan rencana program pembangunan daerah tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menerapkan sistem e-planning. Perangkat pendukung, termasuk server sudah ada di kantor Bappeda.

"Perangkat pendukungnya sudah kita siapkan. Termasuk servernya, sudah ada di Bappeda," ujar Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis melalui Sekretaris, Imam Hakim, Selasa (12/1/2015).

Dikatakan, penerapan e-planning dilakukan untuk mendukung target dan sasaran rencana program jangka menengah daerah (RPJMD). 

"Banyak manfaat dari perencanaan elektronik tersebut, salah satunya bisa diakses dari mana saja sehingga SKPD di seluruh Kabupaten Bengkalis bisa melakukan input data secara bersamaan," paparnya.

Imam mengatakan, e-planning juga membuat sistem perencanaan menjadi satu pintu sehingga baik dari eksekutif, legislatif dan masyarakat umum dapat berinteraksi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, perencanaan pembangunan secara digital itu juga dapat mencegah terjadinya human error, sehingga diharapkan tidak terjadi lagi kesalahan penjumlah dan pengurutan melalui sistem komputerisasi. Termasuk juga adanya penumpang gelap dalam penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. 

"Proses usulan penganggaran akan telihat jelas mulai dari tingkat bawah. Jika ada usulan masuk di tengah jalan, maka dengan sistem e-planning ini akan telihat," ujarnya.

Sistem e-planning telah diterapkan sejumlah daerah di Indonesia, seperti DKI Jakarta, Yogyakarta, Aceh dan Kabupaten Rejang Lebong, Sumatera Selatan dan Kota Lubuk Linggau.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Irwan Nasir Sebut Tak Ada Pergantian Sekretaris DPW PAN Tapi Hanya Penyesuaian
  • 518 Sekolah Madrasah di Riau Akan Diakreditasi
  • PAN Harus Segera Isi kekosongan Kursi Ketua DPRD Bengkalis
  • Dugaan Korupsi Dana Desa, Kades dan Mantan Kades Batang Duku Akui Diperiksa Kejari
  • Barang Impor Bebas Bongkar Muatan di "Pelabuhan Tikus" Dumai, Kok Bisa???
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved