Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem e-planning" /> Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem e-planning" />
Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

08:43 - Balon Bupati Bengkalis Kas...
16:14 - Komitmen Bersama Komisi II...
15:33 - Penjaringan Balon Bupati B...
17:50 - Bimtek Dasar Garda Batas K...
15:09 - Hingga Triwulan III, Baru ...
07:00 - Tinjau Pelayanan Puskesmas...
15:57 - 34 Pejabat PTP Pemkab Beng...
16:19 - Ribuan Warga Meriahkan Fes...
14:09 - Bupati Dukung Keinginan Gu...
15:28 - Kepala BRG Berkunjung ke B...
14:59 - Disdik Bengkalis Salurkan ...
14:07 - Penyerahan Berkas Balon Bu...
20:07 - Pencanangan BBGRM Ke-16 Ti...
14:45 - Pemeliharaan dan Gangguan ...
16:41 - Bengkalis Raih Penghargaan...
15:56 - Puskesmas Bengkalis Taja S...
18:01 - Bursa Bakal Calon Bupati B...
16:30 - Malam Ini, Listrik di 26 K...
16:07 - Diskes Bengkalis Ajak Warg...
15:57 - DPRD Bengkalis Setujui 15 ...
 
Pemkab Bengkalis Terapkan e-Planning untuk Pembangunan 2017
Rabu, 13/01/2016 - 09:40:53 WIB

BENGKALIS-Untuk mempermudah dan mendukung transparansi dalam penyusunan rencana program pembangunan daerah tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menerapkan sistem e-planning. Perangkat pendukung, termasuk server sudah ada di kantor Bappeda.

"Perangkat pendukungnya sudah kita siapkan. Termasuk servernya, sudah ada di Bappeda," ujar Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis melalui Sekretaris, Imam Hakim, Selasa (12/1/2015).

Dikatakan, penerapan e-planning dilakukan untuk mendukung target dan sasaran rencana program jangka menengah daerah (RPJMD). 

"Banyak manfaat dari perencanaan elektronik tersebut, salah satunya bisa diakses dari mana saja sehingga SKPD di seluruh Kabupaten Bengkalis bisa melakukan input data secara bersamaan," paparnya.

Imam mengatakan, e-planning juga membuat sistem perencanaan menjadi satu pintu sehingga baik dari eksekutif, legislatif dan masyarakat umum dapat berinteraksi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, perencanaan pembangunan secara digital itu juga dapat mencegah terjadinya human error, sehingga diharapkan tidak terjadi lagi kesalahan penjumlah dan pengurutan melalui sistem komputerisasi. Termasuk juga adanya penumpang gelap dalam penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. 

"Proses usulan penganggaran akan telihat jelas mulai dari tingkat bawah. Jika ada usulan masuk di tengah jalan, maka dengan sistem e-planning ini akan telihat," ujarnya.

Sistem e-planning telah diterapkan sejumlah daerah di Indonesia, seperti DKI Jakarta, Yogyakarta, Aceh dan Kabupaten Rejang Lebong, Sumatera Selatan dan Kota Lubuk Linggau.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Unik Susanti

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pertamina Latih Masyarakat Kembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Olah Hasil Tanaman
  • Daihatsu Day di Astra Sudirman, DP Mulai 10 Persen, Tenor Hingga 7 Tahun
  • Bedah RUU KUHP FJPI dan UIR, Hak Perempuan Terlindungi
  • RPH Pasir Pangaraian Sudah Difungsikan, Masih Ada Pemilik TPH Tanpa Izin
  • Meski Sudah Diresmikan, Gedung Baru Kejati Riau Belum Bisa Ditempati
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved