Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem e-planning" /> Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem e-planning" />
Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

22:43 - Pertamina Pakning Jalin Si...
19:34 - Bapenda : Realisasi Peneri...
12:26 - Terkait Penjualan Buku "Si...
10:12 - Bupati Amril: Personel BPB...
09:31 - Batang Duku Juara Umum MTQ...
16:53 - Peringati Isra Miraj, DLH ...
16:35 - Soal Penerimaan Honorer Di...
16:11 - Serahkan SPPT PBB P2 ke Ke...
15:59 - Pemdes Diminta Kelola Dana...
15:55 - Terkait Buku Siluman, Komi...
12:19 - Bantah Tidak Netral, Aisya...
12:16 - Kisruh Koperasi BBDM, Oknu...
20:37 - Wow.. Ada Penjualan Buku S...
16:12 - Tingkatkan PAD, Bapenda Be...
16:00 - 400 Karton Rokok Ilegal Di...
12:04 - Bengkalis Abaikan Moratori...
22:14 - Diduga Mark Up, Dana APBN...
11:22 - Mitigasi Dampak Perubahan ...
09:59 - Penambahan Kuota ke Pertam...
16:28 - Pesan Kasmarni kepada Ibu-...
 
Pemkab Bengkalis Terapkan e-Planning untuk Pembangunan 2017
Rabu, 13/01/2016 - 09:40:53 WIB

BENGKALIS-Untuk mempermudah dan mendukung transparansi dalam penyusunan rencana program pembangunan daerah tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menerapkan sistem e-planning. Perangkat pendukung, termasuk server sudah ada di kantor Bappeda.

"Perangkat pendukungnya sudah kita siapkan. Termasuk servernya, sudah ada di Bappeda," ujar Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis melalui Sekretaris, Imam Hakim, Selasa (12/1/2015).

Dikatakan, penerapan e-planning dilakukan untuk mendukung target dan sasaran rencana program jangka menengah daerah (RPJMD). 

"Banyak manfaat dari perencanaan elektronik tersebut, salah satunya bisa diakses dari mana saja sehingga SKPD di seluruh Kabupaten Bengkalis bisa melakukan input data secara bersamaan," paparnya.

Imam mengatakan, e-planning juga membuat sistem perencanaan menjadi satu pintu sehingga baik dari eksekutif, legislatif dan masyarakat umum dapat berinteraksi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, perencanaan pembangunan secara digital itu juga dapat mencegah terjadinya human error, sehingga diharapkan tidak terjadi lagi kesalahan penjumlah dan pengurutan melalui sistem komputerisasi. Termasuk juga adanya penumpang gelap dalam penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. 

"Proses usulan penganggaran akan telihat jelas mulai dari tingkat bawah. Jika ada usulan masuk di tengah jalan, maka dengan sistem e-planning ini akan telihat," ujarnya.

Sistem e-planning telah diterapkan sejumlah daerah di Indonesia, seperti DKI Jakarta, Yogyakarta, Aceh dan Kabupaten Rejang Lebong, Sumatera Selatan dan Kota Lubuk Linggau.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pertamina Pakning Jalin Silaturahmi Dengan Upika
  • Panglima Gatot Canangkan 2017 Bersih dari Korupsi dan Narkoba
  • Kajati Riau Dukung Permintaan Kapolda Hukum Mati Bandar Narkoba
  • Bapenda : Realisasi Penerimaan PAD Triwulan I Capai Target  
  • Walikota Dumai Pimpin Upacara Hari Jadi ke-18 Kota Dumai Tahun 2017
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved