Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem e-planning" /> Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem e-planning" />
Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

15:59 - Diskop UMKM Lakukan Pembin...
15:32 - Bantuan Guru Madrasah Naik...
17:52 - Pengajuan Pemkab Disetujui...
17:46 - Untuk Jabatan Kadiskominfo...
15:59 - Hasil Lelang Terbuka JPTP ...
15:04 - Bengkalis Kembali Raih Adi...
11:39 - Berikut Daftar Jabatan 28 ...
10:56 - 28 Peserta Lulus Lelang Te...
16:27 - Pemkab Bengkalis Dukung Pe...
15:59 - Listrik segera Mengalir hi...
21:05 - Bupati Amril: MTs harus Ma...
18:34 - Bupati Amril Tinjau Perbai...
16:39 - Johansyah Syafri Sebut Bis...
16:26 - Ingatkan Satker Tidak Lang...
19:24 - Pegawai Honorer Diskominfo...
18:38 - Pemkab Bengkalis Minta Kec...
17:21 - Bencana Alam di Kabupaten ...
16:40 - 2019, Bengkalis Dapat Alok...
10:07 - Bertempat di Gedung LAMR K...
13:31 - Peletakan Batu Pertama Mus...
 
Pemkab Bengkalis Terapkan e-Planning untuk Pembangunan 2017
Rabu, 13/01/2016 - 09:40:53 WIB

BENGKALIS-Untuk mempermudah dan mendukung transparansi dalam penyusunan rencana program pembangunan daerah tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menerapkan sistem e-planning. Perangkat pendukung, termasuk server sudah ada di kantor Bappeda.

"Perangkat pendukungnya sudah kita siapkan. Termasuk servernya, sudah ada di Bappeda," ujar Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis melalui Sekretaris, Imam Hakim, Selasa (12/1/2015).

Dikatakan, penerapan e-planning dilakukan untuk mendukung target dan sasaran rencana program jangka menengah daerah (RPJMD). 

"Banyak manfaat dari perencanaan elektronik tersebut, salah satunya bisa diakses dari mana saja sehingga SKPD di seluruh Kabupaten Bengkalis bisa melakukan input data secara bersamaan," paparnya.

Imam mengatakan, e-planning juga membuat sistem perencanaan menjadi satu pintu sehingga baik dari eksekutif, legislatif dan masyarakat umum dapat berinteraksi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, perencanaan pembangunan secara digital itu juga dapat mencegah terjadinya human error, sehingga diharapkan tidak terjadi lagi kesalahan penjumlah dan pengurutan melalui sistem komputerisasi. Termasuk juga adanya penumpang gelap dalam penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. 

"Proses usulan penganggaran akan telihat jelas mulai dari tingkat bawah. Jika ada usulan masuk di tengah jalan, maka dengan sistem e-planning ini akan telihat," ujarnya.

Sistem e-planning telah diterapkan sejumlah daerah di Indonesia, seperti DKI Jakarta, Yogyakarta, Aceh dan Kabupaten Rejang Lebong, Sumatera Selatan dan Kota Lubuk Linggau.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Unik Susanti

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pemkab dan DPRD Inhil Tandatangani Nota Kesepahaman Rancangan Awal RPJMD 2018-2023
  • OJK Nyatakan Kinerja Sektor Keuangan Sepanjang 2018 Positif
  • Tersangka Perusakan Atribut PD di Pekanbaru Diserahkan ke Jaksa
  • Kunjungi Techno Park Pelalawan, Menko Maritim Sebut Kabupaten Pelalawan Kaya SDA
  • Kisah Pria Tewas Jatuhkan Diri dari Pohon Jambu, Sebelumnya Viral karena Salat di Atas Pohon
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved