Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem e-planning" /> Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem e-planning" />
Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

12:56 - Terkait Pasir Ilegal di Ru...
15:04 - Bupati Amril Minta Sertifi...
17:24 - Kejurprov Panjat Tebing Ri...
16:21 - Buah Komitmen Selama Ini, ...
13:27 - Polsek Siak Kecil Bekuk Pe...
12:31 - Diduga Sebagai Kurir Narko...
21:47 - Terkait Izin Berlayar ,UPP...
21:41 - Terkait Izin Berlayar Kapa...
18:13 - Pelalawan Belajar ke Bengk...
15:57 - Evaluasi Pemberantasan Kor...
09:56 - Pompa Air Baku Rusak, Dis...
14:52 - Wabup Muhammad Buka Malam ...
16:49 - Ajang Strategi Bagi Instit...
16:33 - Jelang Porprov Kampar, Kon...
16:12 - Soal 3 Ranperda, Bupati Am...
15:38 - Ketua PN Bengkalis Ingatka...
16:47 - SK CPNS GGD Bengkalis Dita...
16:14 - Berbagai Kegiatan Meriahka...
15:45 - Penguntil Jok Sepeda Motor...
15:06 - Rekanan Kirim Sanggahan Ko...
 
Pemkab Bengkalis Terapkan e-Planning untuk Pembangunan 2017
Rabu, 13/01/2016 - 09:40:53 WIB

BENGKALIS-Untuk mempermudah dan mendukung transparansi dalam penyusunan rencana program pembangunan daerah tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menerapkan sistem e-planning. Perangkat pendukung, termasuk server sudah ada di kantor Bappeda.

"Perangkat pendukungnya sudah kita siapkan. Termasuk servernya, sudah ada di Bappeda," ujar Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis melalui Sekretaris, Imam Hakim, Selasa (12/1/2015).

Dikatakan, penerapan e-planning dilakukan untuk mendukung target dan sasaran rencana program jangka menengah daerah (RPJMD). 

"Banyak manfaat dari perencanaan elektronik tersebut, salah satunya bisa diakses dari mana saja sehingga SKPD di seluruh Kabupaten Bengkalis bisa melakukan input data secara bersamaan," paparnya.

Imam mengatakan, e-planning juga membuat sistem perencanaan menjadi satu pintu sehingga baik dari eksekutif, legislatif dan masyarakat umum dapat berinteraksi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, perencanaan pembangunan secara digital itu juga dapat mencegah terjadinya human error, sehingga diharapkan tidak terjadi lagi kesalahan penjumlah dan pengurutan melalui sistem komputerisasi. Termasuk juga adanya penumpang gelap dalam penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. 

"Proses usulan penganggaran akan telihat jelas mulai dari tingkat bawah. Jika ada usulan masuk di tengah jalan, maka dengan sistem e-planning ini akan telihat," ujarnya.

Sistem e-planning telah diterapkan sejumlah daerah di Indonesia, seperti DKI Jakarta, Yogyakarta, Aceh dan Kabupaten Rejang Lebong, Sumatera Selatan dan Kota Lubuk Linggau.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Inilah Nama Pemenang Undian Lucky Draw POI RAFI Telkomsel
  • Cerita Miris Arkan, Korban Bully Siswa SMAN 5 Pekanbaru, Sering Disebut Gila oleh Teman-temannya
  • Terkait Pasir Ilegal di Rupat, KSOP Bengkalis : Tak Ada Izin, Port Clereance Tidak Dikeluarkan
  • Telkomsel Gelar Program LOOP KePo Hingga Pulau Sumatera
  • Bupati Kuansing Beri 6 Pertimbangan Terkait Ranperda Inisiatif Hak Keuangan dan Administratif DPRD
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved