Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

12:56 - Terkait Pasir Ilegal di Ru...
15:04 - Bupati Amril Minta Sertifi...
17:24 - Kejurprov Panjat Tebing Ri...
16:21 - Buah Komitmen Selama Ini, ...
13:27 - Polsek Siak Kecil Bekuk Pe...
12:31 - Diduga Sebagai Kurir Narko...
21:47 - Terkait Izin Berlayar ,UPP...
21:41 - Terkait Izin Berlayar Kapa...
18:13 - Pelalawan Belajar ke Bengk...
15:57 - Evaluasi Pemberantasan Kor...
09:56 - Pompa Air Baku Rusak, Dis...
14:52 - Wabup Muhammad Buka Malam ...
16:49 - Ajang Strategi Bagi Instit...
16:33 - Jelang Porprov Kampar, Kon...
16:12 - Soal 3 Ranperda, Bupati Am...
15:38 - Ketua PN Bengkalis Ingatka...
16:47 - SK CPNS GGD Bengkalis Dita...
16:14 - Berbagai Kegiatan Meriahka...
15:45 - Penguntil Jok Sepeda Motor...
15:06 - Rekanan Kirim Sanggahan Ko...
 
Pemkab Bengkalis Mulai Evaluasi Honorer untuk "Dirumahkan"
Selasa, 12/01/2016 - 17:08:52 WIB

BENGKALIS - Rencana untuk "merumahkan" para tenaga honorer di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) mulai ditindaklanjuti dengan melakukan evaluasi. Saat ini, proses evaluasi sedang berjalan yang dikoordinir oleh Asisten Administrasi Umum dan diharapan tuntas sebelum kegiatan 2016 berjalan.

"Kita perkirakan akan tuntas sebelum kegiatan tahun 2016 dimulai nanti," ujar Kabag Humas Setdakab Bengkalis, Johansyah Syafri saat ditanya terkait tindaklanjut rencana merumahkan para tenaga honorer di lingkungan Setdakab Bengkalis, Selasa (12/1/2016).

Dikataka, ratusan honorer yang bakal dinonaktifkan ini adalah sebuah konsekuensi dalam pekerjaan. Keputusan itu diambil bukan berdasarkan sentimen atau kepentingan pribadi maupun kekuasaan. Namun, lebih pada tujuan untuk mengefisienkan keberadaan honorer lewat data base dan ASN yang sudah ada.

Terlebih lagi dalam sebuah pekerjaan, sambung Johan, ada  reward (penghargaan) dan punishment (sanksi). Kalau memang tenanga honorer ini tidak lagi dibutuhkan, maka pemberhentian perpanjangan kontrak dapat dilakukan, agar tidak membebani anggaran daerah.

"Keinginan untuk merumahkan ini adalah untuk honorer yang masuk dalam suatu kegiatan dari bagian tertentu. Sedangkan untuk honorer dari data base, sejauh ini tidak ada persoalan dan tetap akan diperpanjang masa kontraknya," sambung Johan.

Untuk diketahui, hal semacam ini, juga berlaku di Pelalawan, Siak dan kabupaten/kota lainnya. Tujuannya adalah sama, yakni mengurangi beban anggaran, serta untuk lebih mengefektifkan tenaga honorer maupun ASN yang sudah ada.

"Persoalan pemberhentian honorer ini, sejatinya bersifat normal dan wajar. Terlebih honorer sifatnya adalah kontrak, maka jika tidak dibutuhkan, sewaktu-waktu tenaga honorer ini bisa berhentikan," ujarnya lagi.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Inilah Nama Pemenang Undian Lucky Draw POI RAFI Telkomsel
  • Cerita Miris Arkan, Korban Bully Siswa SMAN 5 Pekanbaru, Sering Disebut Gila oleh Teman-temannya
  • Terkait Pasir Ilegal di Rupat, KSOP Bengkalis : Tak Ada Izin, Port Clereance Tidak Dikeluarkan
  • Telkomsel Gelar Program LOOP KePo Hingga Pulau Sumatera
  • Bupati Kuansing Beri 6 Pertimbangan Terkait Ranperda Inisiatif Hak Keuangan dan Administratif DPRD
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved