Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

15:46 - Bupati Amril Beri Motivasi...
16:53 - Bupati Amril Apresiasi Tim...
16:05 - Pemkab Bengkalis Serahkan ...
15:13 - Pemkab Usulkan RAPBD 2019 ...
16:24 - Sempena HKN ke-54, Pemkab ...
15:54 - Sempena HKN ke-54, Diskes ...
12:34 - Pasca Terbakarnya 6 Panel ...
12:56 - Pulihkan Kelistrikan di Pu...
17:38 - Walikota Buka Puncak Perin...
16:47 - Polbeng Jadi Pilihan Deleg...
16:35 - Panel Utama (Kubikel) Terb...
17:06 - Bupati Bengkalis Amril Muk...
14:43 - Festival Mandi Safar di Ru...
16:12 - Harapkan Pemilu 2019 Aman ...
12:42 - Febriansyah Bawa Pulang Se...
17:06 - Malam Ini Laga Amal KONI, ...
06:45 - Gelar KONI Expo, Bupati Ap...
11:05 - Tanpa Pemberitahuan, PLN L...
13:47 - Pilkades Serentak Tahap II...
16:32 - Pantau Pilkades Serentak d...
 
Beredar Isu Gelas Bergambar Herliyan Dikeluarkan dari Gudang Wisma Daerah
Selasa, 08/12/2015 - 16:06:27 WIB

BENGKALIS - Beredar informasi, souvenir gelas papa mama bergambar Herliyan Saleh dan logo Pemkab Bengkalis baru dikeluarkan dari gudang Wisma Daerah Bengkalis sekitar tiga hari lalu. Namun, Pj Bupati Bengkalis Ahmad Syah Harrofie mengaku tidak tahu pasti kebenaran informasi tersebut.

"Sejak kami dilantik sebagai Penjabat Bupati Bengkalis, sama sekali tidak ada laporan atau informasi barang tersebut disimpan di Wisma Daerah Bengkalis," ujar Ahmad Syah saat meninjau persiapan Pilkada serentak TPS 86 Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Selasa (8/12/2015).

Selain itu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Riau ini mengatakan tidak mengetahui bahwa gelas bekas tersebut baru dikeluarkan dari Wisma Daerah Bengkalis sekitar tiga hari lalu.

Dia menegaskan akan menindak tegas jika Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Bengkalis yang bersubahat atau  terlibat dalam "kasus tangkap tangan" bagi-bagi souvenir berupa baju dan gelas bekas bergambar salah satu calon bupati dan berlogo lambang daerah Bengkalis yang terjadi di Kecamatan Bantan itu.

"Saat ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan dan rekomendasi dari Panwas. Jika memang ada ASN yang terlibat persekongkolan, akan kita tindak tegas. Karena sebagai bentuk sikap tidak netralitas, hukumannya sudah jelas. Karena itu kita minta Panwas beserta stakeholder terkait menyelesaikan persoalan tersebut paling lambat hari ini juga. Tidak boleh ditunda-tunda," ujarnya.

Meskipun gelas bekas bergambar salah satu calon bupati tersebut terdapat lambang daerah Bengkalis, Ahmad Syah menegaskan, hal itu sama sekali tidak ada sangkut-pautnya dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis. "Tak ada kait kelindannya dengan Pemkab Bengkalis. Sama sekali tak ada hubungannya," ujarnya berulang kali.

Penulis  : Zulkarnaen
Editor    : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Jurnalis Polandia Nilai Positif Praktek dan Dampak Industri Sawit di Indonesia
  • Pemkab Siak Terima CSR dari Bank Riau Kepri
  • Belum Sempat Transaksi Sabu, Dua Warga Kampar Diciduk Polisi
  • Disnaker Riau Saksikan Penandatangan PKB Serikat Pekerja di Pelalawan
  • Sambil Bersepeda, Kapolres Inhu dan Jajaran Berikan Sembako kepada Korban Banjir
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved