Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

17:02 - Diduga Bea Cukai Bengkalis...
16:12 - Kasus Penjualan Buku Silum...
15:28 - Tiga Desa di Bengkalis Bat...
12:56 - Hanya 3 Kapal Roro yang Be...
12:11 - Kembangkan Minat Baca, Des...
15:46 - Kondisi MB Mulai Keropos, ...
15:26 - Plt Disdik Bengkalis Belu...
16:31 - Guru Madrasah Bengkalis Be...
13:10 - Bupati Amril Minta Warga J...
18:26 - Kepsek di Kabupaten Bengka...
15:57 - Tahun Ini, Dermaga II BSSR...
12:52 - Senin, DPRD Kuansing Gelar...
12:49 - Jelas Pilkades Serentak, K...
17:00 - AKN Bengkalis Jadi Referen...
16:18 - Pertama Kali di Indonesia,...
14:29 - Cegah Penyimpangan Dana, 1...
11:49 - Terkait Status Terpidana E...
17:54 - Kadis DLH Motivasi THL Bek...
15:19 - Pedagang Bengkalis Diminta...
09:05 - Rekam Jejak Istri-Istri Bu...
 
Beredar Isu Gelas Bergambar Herliyan Dikeluarkan dari Gudang Wisma Daerah
Selasa, 08/12/2015 - 16:06:27 WIB

BENGKALIS - Beredar informasi, souvenir gelas papa mama bergambar Herliyan Saleh dan logo Pemkab Bengkalis baru dikeluarkan dari gudang Wisma Daerah Bengkalis sekitar tiga hari lalu. Namun, Pj Bupati Bengkalis Ahmad Syah Harrofie mengaku tidak tahu pasti kebenaran informasi tersebut.

"Sejak kami dilantik sebagai Penjabat Bupati Bengkalis, sama sekali tidak ada laporan atau informasi barang tersebut disimpan di Wisma Daerah Bengkalis," ujar Ahmad Syah saat meninjau persiapan Pilkada serentak TPS 86 Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Selasa (8/12/2015).

Selain itu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Riau ini mengatakan tidak mengetahui bahwa gelas bekas tersebut baru dikeluarkan dari Wisma Daerah Bengkalis sekitar tiga hari lalu.

Dia menegaskan akan menindak tegas jika Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Bengkalis yang bersubahat atau  terlibat dalam "kasus tangkap tangan" bagi-bagi souvenir berupa baju dan gelas bekas bergambar salah satu calon bupati dan berlogo lambang daerah Bengkalis yang terjadi di Kecamatan Bantan itu.

"Saat ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan dan rekomendasi dari Panwas. Jika memang ada ASN yang terlibat persekongkolan, akan kita tindak tegas. Karena sebagai bentuk sikap tidak netralitas, hukumannya sudah jelas. Karena itu kita minta Panwas beserta stakeholder terkait menyelesaikan persoalan tersebut paling lambat hari ini juga. Tidak boleh ditunda-tunda," ujarnya.

Meskipun gelas bekas bergambar salah satu calon bupati tersebut terdapat lambang daerah Bengkalis, Ahmad Syah menegaskan, hal itu sama sekali tidak ada sangkut-pautnya dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis. "Tak ada kait kelindannya dengan Pemkab Bengkalis. Sama sekali tak ada hubungannya," ujarnya berulang kali.

Penulis  : Zulkarnaen
Editor    : Unik Susanti



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • SK Terlambat Dikirim, 13 Guru di Kuansing Tak Nikmati Tunjangan Sertifikasi
  • Kakek di Meranti Gantung Diri di Kamar, Lidahnya Terjulur
  • Diduga Bea Cukai Bengkalis Main Mata, Pemilik Rokok Ilegal Tidak Diketahui
  • Kasus Penjualan Buku Siluman, Kapolres Baru Diminta Lanjutkan Penyelidikan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved