Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

13:41 - Laka Tunggal di Siak Kecil...
12:58 - Tim Dosen Teknik Perkapala...
11:07 - Bupati Amril: Keterbatasan...
09:23 - Pengurus PMI Periode 2017 ...
22:37 - Besok Pagi, PGRI Bukit Bat...
15:01 - Pemkab Bengkalis Dukung Pe...
15:11 - Jalan Lingkar Pulau Bengka...
12:04 - Terkait Polemik Koperasi B...
16:17 - Menurun dari APBD Perubaha...
13:39 - Lepas 11 Jamah Umroh, Ini ...
13:32 - Sekda Bengkalis Serahkan P...
14:28 - Pencanangan Germas Bengkal...
15:21 - Juara Umum Porprov Riau, B...
12:25 - Juara Umum Dua Kali, Bengk...
10:41 - Bengkalis Miliki Website P...
23:37 - 12 Cabor Capai Target yang...
22:40 - Kunci Emas ke 86, Tim Voli...
16:20 - Bengkalis Juara Umum, Bupa...
11:54 - Cabor Tarung Derajat Tamba...
10:34 - Bengkalis Siap Wujudkan Pe...
 
Rekanan Tuding Pokja LPSE Bengkalis KKN
Minggu, 21/07/2013 - 17:43:57 WIB

BENGKALIS - Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pokja IV kembali diterpa isu yang tak sedap. Lembaga lelang proyek itu dituding telah melakukan praktek KKN, dengan modus memonopoli spesifikasi merek barang. 

Andhika, salah seorang rekanan mengaku bahwa proses pelelangan paket pengadaan Unit Layanan Pengadaan Kabupaten Bengkalis melalui kelompok kerja (pokja) 4 tidak transparan, terutama untuk pengadaan 28 paket pengadaan.

Seperti paket pengadaan Pembelajaran media KIT bahasa Indonesia tematik untuk SD serta pendukungnya dengan nilai Rp2,3 miliar.

"Ketua pokja 4 (Purwanto,red) yang selalu berada diluar kota dan tidak pernah terlihat masuk kantor Dinas pendidikan Bengkalis tersebut mengunci spek, dan mengarah pada satu merek  tertentu yang disinyalir sudah ditentukan pemenangnya jauh-jauh hari. Ini sudah bisa dikatakan sarat KKN," cetus Andhika .

Bahkan disejumlah paket yang dilelangkan oleh Pokja 4 tersebut adanya melakukan praktek monopoli. Padahal sesuai amanat UU No. 5 Tahun 1999 sudah jelas diatur tentang larangan praktek monopoli.

"Ketua pokja 4 penguasaan atas produksi dan atau pemasaran barang dan atau atas penggunaan jasa tertentu oleh satu pelaku usaha atau satu kelompok pelaku usaha. Apakah pokja 4 adanya kongkalikong dengan pelaku usaha tersebut, lalu kenapa ditentukan hanya satu merek saja,"tanya Andhika.

Diterangkannya, monopoli adalah pemusatan kekuatan ekonomi oleh satu atau lebih pelaku usaha yang mengakibatkan dikuasainya produksi dan atau pemasaran atas barang dan atau jasa tertentu sehingga menimbulkan persaingan usaha tidak sehat.

Secara terpisah Ketua Pokja 4 Purwanto ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya dalam keadaan tidak aktif dan diluar jangkauan , ketika dicoba mengirim sms tidak mendapat balasan juga (Alfisnardo)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Sekda Minta Pertahankan dan Tingkatkan Kinerja serta Pelayanan
  • Pemcam Tebingtinggi Barat Gelar Kegiatan Kearifan Lokal
  • Meranti Terima Mobil Damkar dan Ambulance dari Perusahaan Negeri Sakura
  • KPBD Inhu Imbau Warga Waspada Banjir di Musim Penghujan
  • Bapenda dan Dirlantas Polda Riau Razia Kendaraan Tidak Bayar Pajak, Hari I Jaring 150 Pengendara
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved