Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

16:14 - Dukung Percepatan Pembangu...
15:09 - Pelaku Vandalisme 'Kalsum ...
10:26 - Bupati Amril Himbau Warga ...
14:33 - Masyarakat Minta Satpol PP...
09:58 - Direktur Polbeng Apresiasi...
20:17 - Terkait Kisruh Kepengurusa...
14:47 - Bagi yang tak Berpuasa, Bu...
08:56 - Wakili Riau, Bengkalis Pe...
16:48 - TPP ASN Bengkalis untuk Ja...
15:43 - Kunjungi Lahan Perkebunan ...
14:20 - Koperasi BBDM dan Ratusan ...
15:48 - Teliti Kekayaan Hayati Cag...
17:17 - Kebijaksanaan dan Kewibawa...
10:10 - Terkait Rencana Aksi Damai...
14:35 - Jangan Ada Kepala Desa Mas...
17:13 - Kapolres Bengkalis Ingatka...
18:42 - Proyek-proyek Strategis Te...
15:29 - Amril Mukminin : LAMR Haru...
14:43 - Tinjau USBN, Bupati Amril ...
14:09 - Karlahut di Perbatasan Ben...
 
Rekanan Tuding Pokja LPSE Bengkalis KKN
Minggu, 21/07/2013 - 17:43:57 WIB

BENGKALIS - Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pokja IV kembali diterpa isu yang tak sedap. Lembaga lelang proyek itu dituding telah melakukan praktek KKN, dengan modus memonopoli spesifikasi merek barang. 

Andhika, salah seorang rekanan mengaku bahwa proses pelelangan paket pengadaan Unit Layanan Pengadaan Kabupaten Bengkalis melalui kelompok kerja (pokja) 4 tidak transparan, terutama untuk pengadaan 28 paket pengadaan.

Seperti paket pengadaan Pembelajaran media KIT bahasa Indonesia tematik untuk SD serta pendukungnya dengan nilai Rp2,3 miliar.

"Ketua pokja 4 (Purwanto,red) yang selalu berada diluar kota dan tidak pernah terlihat masuk kantor Dinas pendidikan Bengkalis tersebut mengunci spek, dan mengarah pada satu merek  tertentu yang disinyalir sudah ditentukan pemenangnya jauh-jauh hari. Ini sudah bisa dikatakan sarat KKN," cetus Andhika .

Bahkan disejumlah paket yang dilelangkan oleh Pokja 4 tersebut adanya melakukan praktek monopoli. Padahal sesuai amanat UU No. 5 Tahun 1999 sudah jelas diatur tentang larangan praktek monopoli.

"Ketua pokja 4 penguasaan atas produksi dan atau pemasaran barang dan atau atas penggunaan jasa tertentu oleh satu pelaku usaha atau satu kelompok pelaku usaha. Apakah pokja 4 adanya kongkalikong dengan pelaku usaha tersebut, lalu kenapa ditentukan hanya satu merek saja,"tanya Andhika.

Diterangkannya, monopoli adalah pemusatan kekuatan ekonomi oleh satu atau lebih pelaku usaha yang mengakibatkan dikuasainya produksi dan atau pemasaran atas barang dan atau jasa tertentu sehingga menimbulkan persaingan usaha tidak sehat.

Secara terpisah Ketua Pokja 4 Purwanto ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya dalam keadaan tidak aktif dan diluar jangkauan , ketika dicoba mengirim sms tidak mendapat balasan juga (Alfisnardo)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Satu Tahanan Jaksa Kabur di PN tanpa Ada Hambatan
  • Living Word Hadir di Pekanbaru dengan Konsep Berbeda
  • Telkomsel Operasikan 8.829 BTS 4G dan 18 BTS Mobile di Pamasuka
  • Para Kades dan BNPB Apresiasi Program Desa Bebas Api RAPP di Meranti
  • Kapolres Pelalawan Apresiasi Momentum 'May Day' Riau Komplek PT RAPP
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved