Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
 
+ INDEX BERITA

16:11 - Bupati Bengkalis Didesak R...
15:33 - Herliyan Tunjuk Burhanuddi...
15:27 - Kabut Asap Parah, Kapal di...
10:08 - Pembangunan Terminal Roro ...
09:58 - PGM Minta Kejelasan Honor ...
16:15 - Ratusan Hektar Lahan HTI d...
16:03 - Kabut Asap Tebal, Nelayan ...
14:33 - Apel Kesadaran Nasional Be...
14:27 - BLH Bagikan 500 Masker ke ...
14:11 - Kepala DPKP Bertekad Perta...
09:25 - Almarhum Asmaran Sempat Ja...
08:01 - Sekdakab Bengkalis Meningg...
19:33 - Bupati Bengkalis Ingatkan ...
16:19 - Pembangunan Pasar Loosd As...
16:04 - Digigit Ular, Siswa SD di ...
15:50 - Rapor Keuangan Pemkab Beng...
14:11 - Bupati : Bengkalis Kembali...
18:45 - Komisi IV Minta Disdik Ben...
16:10 - Wow, Aparatur Desa di Beng...
14:45 - Baru 5 SKPD Laporkan Perus...
 
Lebaran
Dumai-Rupat Saatnya Dilayani Dua Kapal
Minggu, 05 Agustus 2012 - 14:20:04 WIB

TERKAIT:
 
  • Wagubri: Jika Terbang Lagi, Sebaiknya RAL Jangan ke Jakarta
  • KM Tasik Gemilang Kembali Dikandangkan
  • Misteri Bangkai Kapal Ditengah Gurun Uzbekistan
  •  

    BENGKALIS - Arus penyeberangan Dumai - Rupat sudah saatnya dilayani oleh dua kapal penyeberangan, terutama menjelang lebaran. Dengan KM Pepuyu yang lebih besar saja sering terjadi antrian panjang, apalagi
    rencana Pemprov yang akan mengganti KM Pepuyu dengan KM Parai yang lebih kecil dikhuatirkan antrian semakin tak terkendali.

    "Mohon menjadi bahan pertimbangan Pemprov Riau terkait persoalan ini.Kalau sekarang saja sudah terjadi antrian panjang, apalagi lebaran nanti. Untuk itu, kami sangat berharap KM Pepuyu bisa dipertahankan
    menjelang lebaran ini," ujar Anggota DPRD Bengkalis asal Rupat, M Nasir, Minggu (5/8).

    Dikatakan Pemprov Riau kembali akan mengganti KM Pepuyu dengan KM Paray, karena kontrak KM Pepuyu sudah habis. Hanya saja kata Nasir, daya tampung KM Paray yang sedikit, dikawatirkan akan terjadi antrian
    panjang di Rupat maupun di Dumai. Bahkan, dari pantauan beberapa hari selama bulan puasa, antrian panjang sering terjadi, kendati yang beroperasi KM Pepuyu. Penyeberangan Dumai-Rupat kata Nasir, memang
    selayaknya dilayani dua kapal (KM Pepuyu dan KM Paray).

    "Tak bisa lagi dilayani hanya dengan satu kapal, tengok saja kendati KM Pepuyu agak lebih besar, tapi antrian panjang tetap saja terjadi, apalagi kalau hanya dilayani oleh KM Paray. Untuk itu kami berharap ada perhatian dari Pemkab Bengkalis untuk menyampaikan persoalan ini ke Pemprov Riau," ujarnya. (zul)

    Komentar (1 Komentar)


    @ mr. joko, 07 Agustus 2012 | 23:48:37 WIB
    bio jalah... bila perlu di buang ja roro tu... pemerinth mang tak ndk rupat tu maju... besok2 kite masuk aje jadi negeri tetangga malaysia... pake ringgit aja lg kt... mang tak tau malu pemerntah kito.. dl waktu menteri dtng ke rupat di tanya warga rupat utara siapo namo presiden. jawabnya mahatir muhammad... lebih enak kita jd warga malaysia kl.hahahaha


    Isi Komentar :
    Nama :
    Email :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     

     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris
    Management : Redaksi Disclaimer Karier
        © 2011-2013 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved