Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
 
+ INDEX BERITA

16:59 - Terapung 1 Jam di Laut, 1...
16:33 - Komisi III Minta Dispenda ...
16:08 - 150 Sarana Pelayanan Keseh...
09:24 - SKPD Didesak Serahkan Daft...
23:18 - PT BLJ Sukses Bukukan Laba...
19:28 - Virus Serang Data LPSE Ben...
19:24 - Asiik.. Juni Mendatang Hon...
14:40 - Kapal Bermuatan Sayur dan ...
11:53 - 7 Dokumen Lelang RSUD Beng...
22:28 - Kantor Camat Bukit Batu Di...
16:16 - Sejumlah Baliho di lokasi ...
16:12 - Bupati Bengkalis Buka MTQ ...
09:50 - Gapeknas Minta Perbub Pena...
17:23 - Ribuan Warga Bengkalis Tum...
17:13 - Bupati Bengkalis Lantik 71...
15:51 - Selama MTQ Bengkalis, BPB...
13:42 - Kinerja DPRD Bengkalis Dip...
11:38 - Dishubkominfo akan Evaluas...
20:40 - PAD Sektor Parkir Bengkali...
16:34 - Bos APMS Bengkalis Maki Wa...
 
Kebun K2I di Desa Sepahat Terbengkalai
Kades Mengaku Tak Dilibatkan
Senin, 21 Mei 2012 - 15:53:54 WIB

TERKAIT:
 
  • Warga Desa Pangkalan Tampoi Minta Bupati Cabut SK
  • Seluruh Kades di Kampar Diperiksa Polda Riau
  • Delapan Desa di Dayung Siap Gelar Pilkades
  •  

    BUKIT BATU - Pembangunan kebun K2I oleh Pemrpov Riau di desa Sepahat kecamatan Bukit Batu kabupaten Bengkalis terus disorot, karena sekarang ini kondisinya terbengkalai. Bahkan aparat desa di Sepahat mengaku kalau dalam pembangunan kebun kelapa sawit yang mengatasnamakan untuk rakyat tersebut tidak dilibatkan selama ini.

    Kepala Desa Sepahat Hasan Ashari, Senin (21/5) yang dikonfirmasi soal keberadaan kebun K2I di desanya membenarkan kalau kondisi kebun kelapa sawit itu sekarang terlantar dan tidak terurus lagi. Ia menyebut lokasi kebun sudah berubah menjadi semak belukar, sementara pihak perusahaan sudah tidak pernah lagi mengerjakannya.

    "Sekarang ini semaknya sudah lebih tinggi dari tanaman kelapa sawit itu sendiri. Kondisinya memperihatinkan, tidak terawat serta batang-batang kelapa sawit yang sudah ditanam jug sudah mulai mati karena tidak dipupuk lagi. Dalam hal ini kita aparatur desa dan masyarakat disini tidak pernah dilibatkan,"terang Hasan tentang situasi kebun K2I tersebut.

    Diakui Hasan apabila Pemprov menyerahkan pengelolaan kepada desa Sepahat melalui pemkab Bengkalis atau kecamatan Bukit Batu, ia yakin sanggup melaksanakannya. Sebab kawasan desa Sepahat mayoritas masyarakatnya sekarang hidup dari berkebun kelapa sawit yang sudah mencapai ratusan hektar.

    Ditanya berapa sebenarnya luas kebun K2I, kades mengaku tidak mengetahui secara persis. Namun ia menyebut luas areal yang dicadangkan sekitar 1600 hektar, sementara yang sudah tertanam masih belum mencapai 500 hektar, itupun sudah banyak yang terbakar pada saat terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2010 lalu.

    "Sayang kebun itu diterlantarkan begitu saja. Padahal kalau Pemprov Riau menyerahkan pengelolaan kepada kami di Sepahat ini, kita sanggup melaksanakannya karena masyarakat Sepahat sudah terbiasa mengelola kebun kelapa sawit," kata Hasan yang mengaku tidak tahu bagaimana kelanjutan pembangunan kebun K2I itu.(Zul)

    Komentar (0 Komentar)


    Isi Komentar :
    Nama :
    Email :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     

     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris
    Management : Redaksi Disclaimer Karier
        © 2011-2013 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved