Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

15:54 - Korsleting Listrik, Dua Un...
09:55 - Bupati Ajak Warga Bangun A...
14:39 - 83 Dewan Hakim MTQ Bengkal...
15:28 - Bengkalis Masuk Nominasi I...
15:15 - Proses Penilaian MTQ ke-44...
21:57 - PMD Bengkalis Sosialisasik...
16:39 - Bayar PBB-P2 Sebelum 30 Se...
16:09 - Calon Peserta MTQ Bengkali...
16:24 - MTQ ke-44 Kabupaten Bengka...
13:12 - Bahas Karhutla, Bupati Ben...
15:47 - Khairul Umam Jadi Ketua Se...
15:29 - September Ini Akibat Karhu...
06:10 - Dibuka 20 September, Pemba...
21:26 - Kabupaten Bengkalis Juara ...
20:10 - RSUD Bengkalis Berikan Pel...
15:53 - Memiliki Banyak Manfaat, B...
15:28 - Perbaikan Jaringan Listrik...
16:30 - DPMPSP Bengkalis Bahas Sta...
16:05 - Pelajar SMAN 1 Bantan Waki...
15:33 - Realisasi Fisik Belanja La...
 
Bengkalis Bebas Wabah Monkeypox, Diskes Hentikan Surveilans Ketat Pelabuhan
Selasa, 11/06/2019 - 16:08:34 WIB
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Alwizar, SKM
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Alwizar, SKM
TERKAIT:

BENGKALIS – Bengkalis sejauh ini masih bebas dari penyakit cacar monyet atau Monkeypox yang sempat heboh di Singapura beberapa waktu lalu. Seiring dengan itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis pun telah menghentikan upaya surveilans ketat di pelabuhan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Alwizar, SKM kepada wartawan, Selasa (11/6/2019).

Kesimpulan bebasnya Bengkalis dari penyakit cacar monyet menurut Alwizar berdasarkan beberapa indikator yaitu, pertama, tidak adanya peningkatan jumlah penderita di Singapura, kedua tidak ada masyarakat Batam sebagai buffer area dari Singapura yang tertular Monkeypox. Yang ketiga, dari laporan surveilans aktif oleh seluruh Puskesmas tidak ada pasien yang menunjukkan gejala Monkeypox.

“Upaya pengamatan terhadap kemungkinan masuknya penyakit menular melalui penumpang kapal tetap rutin dilaksanakan oleh KKP Wilker Bengkalis karena hal tersebut memang Tupoksi mereka dan kita menerima laporannya saja, untuk disikapi segera jika ada penumpang yang dicurigai sebagai suspect penyakit tertentu,” kata Alwizar.

Di Singapura sendiri menurut Alwizar, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Ministry Of Health Singapura (Menteri Kesehatan Singapura, red) tidak ada peningkatan jumlah penderita Monkeypox dari jumlah awal yang terpapar sebanyak 23 orang.

Hal ini karena pemerintah Singapura melakukan tindakan karantina (isolasi) yang sangat ketat terhadap 23 penderita tersebut, sehingga penularan kepada yang lain menjadi terputus.

Sementara di Bengkalis, begitu mendapat informasi penyakit cacar monyet terjadi di Singapura, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, melalui Dinas Kesehatan sempat melakukan beberapa upaya untuk mencegah masuknya penyakit tersebut di Negeri Junjungan ini.

Didahului dengan menggelar Rapat Koordinasi bersama OPD terkait termasuk KSOP dan KKP Wilker Bengkalis dan Sei Pakning. Dilanjutkan dengan surveilans ketat terhadap penumpang kapal dari Batam dan Malaysia, juga terhadap crew Kapal Tanker di Pelabuhan Pertamina UP II Sei Pakning.

Kemudian, Pemerintah Kota Batam pada saat kejadian tersebut mengaktifkan alat pemindai suhu tubuh (thermo scanner) di pelabuhan dan juga bandara Sekupang. Hal yang sama juga dilakukan di bandara Sultan Syarif Qasim Pekanbaru.

“Alat tersebut memang wajib ada di pelabuhan  dan bandara berskala internasional, karena jika terjadi wabah penyakit menular di negara asal penumpang, maka thermo scanner ini menjadi alat deteksi dini kepada penumpang, apakah terinfeksi penyakit menular di negara asal nya atau tidak,” ujarnya.

Awizar mengatakan, informasi dari petugas KKP Wilker Bengkalis, diketahui bahwa thermo scanner yang ada di Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja di Selatbaru mengalami kerusakan. “Nanti kita akan koordinasi lebih lanjut dengan KKP Kelas III Dumai, agar alat tersebut segera diperbaiki,” ujarnya lagi.

Penulis : Zulkarnaen
Editor: Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dompet Dhuafa Riau dan Komunitas Tangan di Atas Beri Layanan Kesehatan Gratis
  • Asap Makin Tebal, Kualitas Udara Berbahaya untuk Kesehatan, Warga Pekanbaru Pilih ke Sumbar
  • Menang Mudah, Marquez Dominasi Balapan MotoGP Aragon
  • Tiga Kali Penjajakan, Status Lahan Pasar Modern Belum Ada Kata Sepakat
  • Api Makin Besar, Kebakaran Hutan Lindung Bukit Betabuh Kuansing Sulit Dipadamkan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved