Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

17:23 - Bapenda Bengkalis dan BNI ...
12:02 - Hari Pertama di Madinah, J...
19:56 - Sempena Hari Jadi ke-507, ...
19:42 - 15 Bus Berangkatkan 445 JC...
13:20 - Gubernur Riau dan Menko Ma...
15:33 - Bupati Lepas JCH Bengkalis...
15:23 - Pastikan Progres Pekerjaan...
15:05 - Bupati Amril Mukmin Dukung...
15:13 - Kepala BRG Kunjungi Siak K...
14:50 - 104 Perangkat Desa di Beng...
19:34 - Beban Kerja Besar, Distan ...
15:28 - Jelang Berangkat, JCH Beng...
15:45 - Bupati Bengkalis Lepas 18 ...
14:58 - Empat KBM Polbeng Lolos Pe...
05:23 - BSSR Bengkalis Diusulkan J...
16:33 - Kemenko Bidang Kemaritiman...
16:10 - Bengkalis Darurat Narkoba,...
20:38 - Tim Bentukan Menko Maritim...
16:25 - Hari Kedua AOE 2019, Stand...
05:46 - Tinjau Persoalan Abrasi di...
 
Camat Sayangkan Aparat Desa Ikut Ambil Sembako Pasar Murah Ramadan
Selasa, 14/05/2019 - 15:32:50 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Camat Sayangkan Aparat Desa Ikut Ambil Sembako Pasar Murah Ramadan
  •  

    BENGKALIS - Persoalan pembagian sembako pasar murah program Pemkab Bengkalis di Desa Simpang Ayam yang diduga tidak tepat sasaran mendapat respon dari Camat Bengkalis Ade Suwirman. Camat menyayangkan kalau ada aparat pemerintah desa yang ikut mengambil sembako murah tersebut.

    "Kalau memang perangkat desa itu yang turut menerima atau mengambil sembako pasar murah kemarin, itu memang tidak wajar, saya sangat menyayangkan jika hal itu terjadi," ujar Camat kepada wartawan, Selasa (14/5/2019).

    Dikatakan, terkait pembagian kupon sembako, dari pihak kecamatan sebenarnya sudah menyerahkan masalah ini ke desa. Jadi desa yang menentukan orang orang yang berhak menerimanya. Tetapi, kalau memang ada perangkat desa yang menerima sembako murah itu, itu memang tak wajar, karena mereka sudah mendapat gaji setiap bulannya.

    Sebelumnya, Kepala Desa Simpang Ayam, Mujiono ketika diwawancarai wartawan mengenai permasalahan sembako pasar murah tersebut, seolah olah tidak mengerti dan mengelak mana warganya yang susah maupun yang tidak susah.

    "Yang tidak tepat sasaran itu yang dimananya, kalau soal permasalahan sembako pasar murah itu, memang kemaren, kita didesa simpang ayam itu mendapat bantuan sembako murah dari Disdagperin sebanyak 80 paket. Yang ditebus dengan harga Rp50 ribu, dan kesepakatan kami bersama Kepala dusun yang ada karena ini sembako tahunan, jadi kami sepakat bagi orang orang yang sudah menerima raskin, otonom dan PKH tidak lagi mendapatkan sembako murah," ungkap Kepala Desa Simpang Ayam, Mujiono, Senin (13/5/2019).

    Saat disinggung alasan apakah pihak desa tidak memberikan sembako murah tersebut kepada warga miskin. Lanjut Mujiono berkilah, bahwa pihak desa berpikir, karena orang orang yang disebutkan itu tadi mereka setiap bulan sudah menerima beras raskin.

    "Warga miskin itu kan setiap bulan sudah menerima beras raskin. Jadi biarlah sembako murah ini diterima oleh orang lain. Artinya dari kesepakatan kepala dusun, aparatur yang ada didesa kami memilah milah. Dan masalah ini saya juga tidak bisa melihat mana yang susah mana yang senang, soalnya janda disini banyak kriteria diantaranya yang senang dan yang susah. Saya pun tidak tau mana yang susah dan yang senang dan masalah ini sudah saya serahkan ke aparatur desa saya," ujarnya.

    Kembali disingggung bahwa yang menerima sembako pasar murah tersebut adalah keluarga yang memang sudah mampu, Mujiono menjawab bahwa itu sudah menjadi kesepakatan pihak desa diantaranya kepala dusun.

    "Jadi beginilah, saya memang tidak tau kriteria orang sini kan tidak tau mana yang susah mana yang senang, yang dianggap susah betuk itu seperti apa, yang dianggap setengah susah itu seperti apa, kami memang tidak tahu," ujarnya.
           
    Penulis : Zulkarnaen
    Editor: Yusni Fatimah




    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Kuansing Soccer School Lolos ke Babak Perempat Final dan Jadi Juara Group Piala Menpora U-16
  • Cegah Karhutla, Satgas Bikin Sumur di Perkebunan Warga Kampar
  • Inginkan Perubahan, Makin Banyak Masyarakat Dukung Yan Prana Jadi Bupati Bengkalis
  • Ini Solusi Alternatif Atasi Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi Riau
  • Puskesmas Panipahan Berikan Monev TTD Bagi Remaja di 8 Sekolah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved