Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

16:33 - Rapat Sekda bersama Kepala...
15:34 - Formasi Tersedia hanya 273...
15:21 - Satu Bayi di Bengkalis Pos...
23:13 - Curah Hujan Tinggi, 1.070 ...
18:51 - Bengkalis Raih Juara II F...
18:06 - Ucapan Milad ke-6 SiMBA, B...
17:26 - Kejari Musnahkan Barang Bu...
16:25 - Ikuti Pameran Crafina 2018...
16:40 - Sri Wahyuni, Istri Mantan ...
16:00 - Dilantik Ketua DPRD Bengka...
18:17 - Pilkades Serentak, 116 Cak...
17:28 - Bupati Warning SOPD di Zon...
17:13 - Disdalduk Bengkalis Intens...
14:50 - Peran Apoteker Penting, Ta...
15:16 - Bantu Percepat Proses Lela...
16:54 - Siap-siap...Festival Panta...
16:11 - Persiapan Pelaksanaan APBD...
15:25 - Bengkalis Tampillkan Tari ...
16:43 - Kwarcab Bengkalis Bahas Pe...
15:39 - Cegah Kriminalitas, Warga ...
 
Pelaku Vandalisme 'Kalsum Aida' Diamankan, Pelaku Ternyata ASN 'Kurang Waras'
Senin, 21/05/2018 - 15:09:12 WIB
Coretan
Coretan 'Kalsum Aida' di dinding taman Kota Bengkalis.
TERKAIT:

BENGKALIS - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkalis, berhasil mengamankan seorang pelaku vandalisme penulis 'Kalsum Aida'. Pelaku berinisial WZF (54), adalah seorang ASN Pemkab Bengkalis, dan sudah puluhan tahun mengalami gangguan jiwa seperti stres atau kurang waras.

Sebelumnya pelaku tinggal di simpang 4 Jalan Sri Pulau Kelurahan Rimba Sekampung. Namun saat diamankan oleh Satpol PP, Senin kemarin (21/5/2018), pelaku tinggal di Jalan Griliya Desa Kelapapati.
           
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Perundang-Undangan Satpol PP Bengkalis, Hengky MH, turun langsung mengamankan pelaku di kediamannya di Jalan Griliya Kelapapati. ”Pelaku sudah kita ketahui dan sudah kita amankan,” ujar Hengky saat dihubungi, Senin (21/5/2018).
           
Hanya saja, karena pelaku mengalami gangguan mental, maka upaya yang bisa dilakukan oleh Satpol PP Bengkalis adalah mengusulkan agar pelaku direhabilitasi di Pekanbaru.

”Saya sedang siapkan surat menyuratnya, setelah semua beres akan kita serahkan ke Dinas Sosial untuk dilakukan langakh-langkah selanjutnya,” ujar Hengky.
          
Ditanya soal maksud pelaku melakukan tindakan tidak terpuji tersebut (mencoret dinding), kata Hengky, pelaku tidak bisa menjelaskan, yang keluar dari mulut pelaku hanya kata-kata 'Kalsum Aida' saja.
           
“Tak tahu apa maksudnya, ya namanya juga orang gangguan kejiwaan, setiap kita tanya jawabannya cuma Kalsum Aida. Dan sebetulnya Kalsum Aida itu adalah adik iparnya dan sudah lama meninggal dunia,” ujar Hengky lagi.
           
Tertangkapnya pelaku pencoret tembok taman dan dinding-dinding rumah ibadah itu mengejutkan sebagian kalangan. Pasalnya pelaku sangat tidak asing bagi sebagian masyarakat, terlebih kalangan ASN. Bahkan beberapa terakhir pelaku sempat masuk kerja di salah satu OPD.
           
“Ya tak nyangka juga, soalnya selama ini dia itu tidak pernah menunjukkan tabiat aneh atau macam-macam. Memang kalau bebual dengan dia tak nyambung, tapi tak terpikir pulak sampai berbuat macam itu,” ujar Iwan salah seorang ASN.
           
Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga mengaku kesal atas aksi coret-coret dengan cat pilok di tembok dan dinding rumah ibadah yang dilakukan orang tidak dikenal. Tulisan tentang sebuah nama, “Kalsum/Aida”, terlihat di beberapa tempat.
           
“Sore Sabtu semalam kami main-main di taman (Andam Dewi) bersama anak-anak, bukan main terkejut kami, ketika melihat tembok taman Andam Dewi yang banyak lukisan (mural) cantik-cantik, dicoret dengan tulisan Kalsum Aida, jadi kotor dan tak pantas dibaca,” kesal Ifit Gagah, Minggu (20/5/2018).
           
Ifit lalu menggugah coretan tersebut ke media sosial (Facebook), seketika foto tersebut mendapat tanggapan dari banyak warga. Seperti disampaikan Miswanto Mk, ditulis Miswanto, tulisan Kalsum Aida tersebut juga terpampang di dinding kamar kecil Masjid Alkautsar Jalan Pembangunan.
           
Ternyata tidak hanya di Masjid Alkautsar, di masjid Jami’ Kelapapati Laut dan sejumlah masjid-masjid lainnya juga jadi sasaran “si mania” ini,” Dalam tempat wudhu dan WC masjid rato-rato ado tulisan ne,” tulis Fahendi Roher.

Penulis: Zulkarnaen
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Tetap 'Membandel', PKL Kembali Buka Lapak di Jalur Lambat, Ini yang akan Dilakukan Satpol PP
  • Silaturahmi ke Dewan Pembina, Hipemarohi Diminta untuk Bersatu
  • BMKG: Fenomena Alam Puting Beliung di Perairan Dumai Masih Terbilang Normal
  • Wanita Tanpa Busana Ditemukan Tewas di Parit
  • 31 Pastor yang Terlibat Skandal Seks Diungkap Keuskupan Washington
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved