Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

21:36 - Camat Bukit Batu Lepas Paw...
15:38 - Agenda Tahunan, FWBS Sant...
15:02 - Festival Malam 27 Ramadan,...
22:25 - Laka lantas di Desa Api-ap...
14:13 - Layani Arus Mudik dan Bali...
15:31 - Antisipasi Meningkatnya Ar...
16:44 - Sidang Dugaan Politik Uang...
23:09 - Sidang Dugaan Politik Uang...
20:16 - Bupati Amril : Di Bulan Ra...
15:15 - OPD Diresahkan Ulah Oknum ...
22:21 - Terkait Putusan Sela, PH ...
21:10 - Hasil Putusan Sela, Hakim...
16:47 - JPU Pastikan Dakwaan Nur A...
14:49 - Muncul Wacana Colok Dinyal...
21:34 - KPK Bawa Barang Bukti Hasi...
19:59 - KPK Temukan Rp1,9 Milliar ...
17:20 - Terkait Penggeledahan Rumd...
13:55 - KPK Geledah Rumah Dinas Bu...
10:52 - Kades Dompas Pimpin Upacar...
22:26 - Dakwaan JPU Dinilai Tak Pe...
 
Koperasi BBDM dan Ratusan Pemilik Lahan Kunjungi Perkebunan PT. SDA
Minggu, 13/05/2018 - 14:20:33 WIB
Ratusan peserta pemilik lahan dan pengurus Koperasi BBDM melakukan kunjungan ke areal perkebunan PT. SDA Sungai Pakning
Ratusan peserta pemilik lahan dan pengurus Koperasi BBDM melakukan kunjungan ke areal perkebunan PT. SDA Sungai Pakning
TERKAIT:

BUKIT BATU - Ratusan peserta pemilik lahan perkebunan dibawah naungan Koperasi Bukit Batu Darul Makmur (BBDM) Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis melakukan kunjungan ke areal perkebunan sawit PT. Surya Dumai Agrindo (SDA) Sungai Pakning, Minggu (13/05/2018).

Tujuan kunjungan ke areal perkebunan tersebut dalam rangka membuktikan kepada peserta pemilik lahan yang sudah terdata di Koperasi BBDM, dapat melihat dan membuktikan  langsung lokasi perkebunan tersebut ada dan juga bentuk dari komitmen perusahaan yang akan merealisasikannya dalam bentuk kerjasama Kredit Kepada Koperasi Primer untuk Anggotanya (KKPA) atau disebut juga pola inti plasma.

"Ini sebuah kenyataan yang kita lihat dilapangan saat ini, lahan perkebunan untuk peserta pemilik lahan benar-benar ada dan bukan hanya isapan jempol saja selama ini," kata Ketua Koperasi BBDM Suwitno Pranolo ketika memberikan arahan kepada ratusan peserta pemilik lahan di arela perkebunan PT. SDA.

Selain itu kata Suwitno Pranolo pihak perusahaan juga telah menunjukkan komitmennya kepada Koperasi BBDM dengan melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) beberapa waktu yang lalu, ini juga membuktikan bahwa kerjasama pola inti plasma dengan peserta pemilik lahan akan terealisasi dan saat ini proses untuk selanjutnya dalam tahap pematangan sesuai aturan yang berlaku.

"Kita lihat sekarang dilapangan kebun sawit yang ada sudah ditanami oleh pihak perusahaan untuk peserta pemilik lahan dan ini sebuah anugerah bagi kita semua, dan ini akan menjadi aset kedepannya yang tidak ternilai harganya," kata  Suwitno Pranolo yang akrab disapa Ewok ini.

Dijelaskan Ewok lagi bahwa dari data yang ada di Koperasi BBDM ada sekitar 800 orang peserta pemilik lahan yang terbagi dari 15 kelompok dari sejumlah desa yang sudah tergabung dan diverifikasi keabsahannya. untuk itu ewok meminta dukungan penuh agar realisasi untuk tahap ke MoU selanjutnya bisa berjalan tepat waktu sesuai rencana dari pihak Koperasi BBDM.

"Untuk luas lahan perkebunan sawit yang masuk dalam pola KKPA ini ada sekitar 1695 hektar dan saat ini lahan tersebut sudah ditanami oleh pihak perusahaan, untuk itu saya meminta dukungan penuh kepada peserta pemilik lahan agar kerjasama ini bisa terealisasi secepatnya dengan pihak perusahaan dan bisa menikmati hasilnya," kata Ewok.

Sementara itu Manager PT SDA Hartono dikonfirmasi mengatakan bahwa perusahaan tidak ingin menunda - nunda kesepakatan bagi hasil dengan masyarakat di Kecamatan Bukit Batu,  oleh karena itu pihaknya sudah melakukan kesepakatan perjanjian awal dengan koperasi BBDM yang memiliki legal standing yang sah dan memiliki bandan hukum (Koperasi BBDM di bawah kepemimpinan Suwitno Pranolo). Sehingga diharapkan masyarakat pemilik lahan dapat segera diinvetarisir ulang dan berkoordinasi dengan koperasi tersebut.

"Perusahaan justru ingin proses bagi hasil kebun plasma segera terealisasi,  dan kita sudah menandatangani kesepakatan awal dengan koperasi BBDM yang memiliki badan hukum yang benar.  PT SDA tentu tidak gegabah dalam menjalin kesepakatan untuk melanjutkan MoU bagi hasil demi masyatakat ramai,  sebelumnya kita sudah tinjau legal standingnya, dan perusahaan hanya mendandatangi MoU dengan pihak koperasi yang berbadan hukum, karena penting untuk mengikat dan dapat pula dipertanggung jawabkan secara hukum," tutur Hartono.


Penulis : Alfisnardo

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Diduga Punya Masalah Pribadi, Pria Paruh Baya Nekad Gantung Diri
  • Jumlah DPT Kuansing Pada Pilgubri 2018 Turun
  • Jasad Wanita tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Rumbai
  • Paslon Nomor 4 Pede di Debat Malam Ini, Andi: Pembangunan yang Sudah Ada Tinggal Lanjutkan
  • Tes Urine Sopir Bus, Kapolres: Tidak Ditemukan Sopir Gunakan Narkoba
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved