Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

15:35 - Januari-November 2019, 838...
14:54 - Rakordev Pelaksanaan BPNT ...
17:06 - Bappeda Bengkalis Rakornis...
15:58 - HUT Ke-20 DWP Kabupaten B...
15:39 - Penjaringan Balon Bupati d...
15:49 - Kepala BKPM RI Kunjungi Pu...
20:21 - Siap-siap Warga Bengkalis!...
15:38 - 14 Orang Lolos Seleksi Adm...
17:03 - Masyarakat Tumpah Ruah di ...
16:33 - DWP DLH Juara I Lomba Gera...
08:50 - Buktikan Keseriusan, Istri...
15:41 - Bupati Harap FGD Rumuskan ...
14:55 - Petugas Parkir Wajib Masuk...
15:40 - Kelurahan Bengkalis Model ...
15:20 - Diduga Arus Pendek, Gedung...
14:52 - Tenun Putri Mas Warga Seba...
17:23 - Penutupan MTQ ke-33 Desa B...
17:14 - Surati Kepala PD dan Cama...
15:31 - Manfaatkan Potensi Desa Ta...
12:56 - Uji Kompetensi Resmi Ditu...
 
Proyek My Dinilai Beresiko, Gapensi Bengkalis : Sebaiknya Ditunda Dulu
Selasa, 27/03/2018 - 11:28:24 WIB

BENGKALIS- Mencuatnya kasus korupsi pada pelaksanaan proyek Multiyears
(My) Pulau Rupat yang sudah masuk ranah penegak hukum, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), setidaknya menjadi pelajaran bagi stake holder di Kabupaten Bengkalis dalam membuat keputusan ataumenggulirkan mega proyek yang beresiko hukum tinggi tersebut.

Apalagi proyek My di kabupaten Bengkalis nilai anggaran setiap proyeknya rata-rata diatas Rp 200 miliar, dan rentan terjadinya gratifikasi atau penyimpangan. Untuk itu, kalangan masyarakat mengharapkan supaya proyek My sebanyak tujuh kegiatan yang akan dilelang tahun 2018 ini agar ditunda pelaksanaannya.

"Proyek My yang akan dilelang tahun 2018 ini sebaiknya ditun Ida d tahulu, dilakukan pengkajian ulang mana yang menjadi skala prioritas serta mana yang tidak urgen. Karena dengan anggaran yang totalnya mencapai Rp 2 trilyun lebih sangat beresiko, sehingga semua pihak harus berfikir ulang sebelum menggulirkan mega proyek tersebut,”imbau H.Suhaimi SH, Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksindonesia (Gapensi) kabupaten Bengkalis, Selasa (27/03/2018).

Ia mengimbau agar proyek My ditunda sejalan dengan proses hukum yang terjadi pada proyek My Pulau Rupat yang sudah ditangani KPK termasuk ditetapkannya dua tersangka. Apalagi seminggu yang lalu, tim penyidik KPK menggeledah kantor DPRD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkalis, terkait proyek My Rupat.

Bisa saja ulas Suhaimi, KPK melakukan pengembangan terhadap proyek-proyek My lainnya pada masa bupati sebelumnya, danberkemungkinan juga proyek My yang akan digulirkan kembali mulai tahun2018 ini. Termasuk juga proyek jalan poros Duri-Sungai Pakning yangsudah dikerjakan sejak tahun 2017, diduga banyak terjadi keganjilanpada proyek tersebut.

"Saya menilai ada sejumlah proyek yang belum begitu urgen, seperti jalan lingkar Bukitbatu-Siak kecil, jalan lingkar di Duri sebanyak dua kegiatan bisa dikurangi salah satunya, termasuk menundapembangunan Duri Islamic Center. Ditambah lagi sekarang ini, sudah dua tahun (tahun 2016 dan 2017) APBD Bengkalis mengalami defisit mencapaiRp 400 miliar pertahun,”papar Suhaimi lagi.

Penulis : Alfisnardo

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kukerta Unri Gelar Sosialisasi PHBS di Desa Pulau Rumput
  • Kejari Tahap II Perkara Korupsi Dana Hibah Penelitian UIR
  • Terbakar Cemburu, Suami di Inhil Kalap Aniaya Istri yang Hamil 5 Bulan Hingga Tewas
  • Walikota Dumai Terima Penghargaan Program Sehari Belajar di Luar Kelas dari Menteri PPPA
  • Dorong Peningkatan Kapasitas UMKM, Pemkab Siak Dukung Program DBS DJP Wilayah Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved