Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

11:47 - Ada 2 Opsi Jadwal Pelaksan...
14:10 - 10 Orang Alumni IPDN akan ...
13:07 - Sekda Bengkalis Terima Rp1...
18:16 - Pemkab Bengkalis Gelar FGD...
10:57 - KPU Bengkalis Terima Penda...
10:43 - 12 Ribu Lebih Warga Bengka...
15:16 - Halal bi Halal Ipemalis ...
15:01 - Sabtu Depan, 230 JCH Bengk...
10:10 - Saat Tabligh Akbar UAS, Di...
13:52 - 2018, Distan Bengkalis Lak...
13:16 - 350 Mahasiswa STAIN Bengka...
15:27 - Selama Juli, BPBD Bengkali...
15:01 - Rasionalisasi APBD Bengkal...
15:39 - 17 OPD Dijabat Plt, Bupati...
14:52 - 38 Pejabat Administrator P...
16:04 - Sosialisasi Permendagri No...
15:04 - Lusa, 356.530 Warga Bengka...
21:36 - Camat Bukit Batu Lepas Paw...
15:38 - Agenda Tahunan, FWBS Sant...
15:02 - Festival Malam 27 Ramadan,...
 
Digadaikan Kepada Warga Sekodi, Pemkab Bengkalis “Selamatkan” Dua Unit Mobnas
Minggu, 11/03/2018 - 14:45:59 WIB
Kabid Aset BPKAD Bengkalis, Jumiharto saat menunjukkan salah satu kendaraan dinas yang dicoba untuk digadai oleh salah seorang oknum PNS.
TERKAIT:

BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) “menyalamatkan” dua aset milik Pemkab Bengkalis berupa mobil dinas estate yang berusaha digadaikan oleh salah seorang oknum ASN. Kedua mobil tersebut digadaikan kepada dua orang warga Desa Sekodi Kecamatan Bengkalis.

“Benar memang ada percobaan demikian. Namun kita juga langsung bertindak cepat dan fasilitas mobil daerah tersebut sudah kita amankan dan sekarang berada di BPKAD,” tutur Kepala BPKAD, Aulia melalui Kabid Aset Jumiharto, Jumat (9/3/2018).

Dikatakan, dalam pemberitaan yang berkembang menyebut bahwa satu unit mobil yang digadaikan. Namun, setelah diamankan kendaraan dimaksud, BPKAD mendapati informasi bahwa terdapat satu unit mobil lagi.

“Sesuai informasi yang kita peroleh, pelakunya sama. Mobil dinas ini kita ketahui digadaikan kepada dua orang asal Desa Sekodi Kecamatan Bengkalis. Alhamdulillah kedua kendaraan BM 1110 D dan BM 1109 DP merek estate warna hitam ini sudah kita amankan,” jelas Jumiharto.

Terkait sanksi seperti apa yang akan diterima oleh oknum PNS ini, Jumiharto mengatakan akan diserahkan langsung kepada pihak terkait. Karena pihaknya hanya memiliki kewenangan untuk menjaga aset-aset yang dimiliki Kabupaten Bengkalis.

“Mengenai penindakan atau sanksi, kita serahkan semua kepada instansi terkait, seperti Inspektorat dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan. Tugas kita hanya mengamankan aset milik daerah saja,” katanya.

Penulis: Zulkarnaen
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Anggawira: Angka Kemiskinan Indonesia Turun Bukan Kenyataan
  • The Premiere Pekanbaru Persembahkan Oleh-oleh Khas untuk Keluarga Tersayang
  • Tenggak Minuman Suplemen Campur Alkohol, 3 Prajurit TNI Meregang Nyawa
  • Kejati Riau Fokus Asean Games, Karhutla Jadi Sorotan Khusus
  • Telkomsel Kawal Pawai Obor Asian Games 2018
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved