Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

15:16 - Bappeda Mulai Susun Rancan...
16:53 - Bupati Bengkalis Lantik 11...
16:47 - Besok 42 Calon PPTP Ikuti ...
16:20 - Realisasi ADD 2018 Capai 8...
10:13 - Ingin Bertemu Annisa Sang ...
07:33 - Fahmil Putra Kafilah Bengk...
16:04 - Hingga 2018, Total DD untu...
06:10 - Regu Fahmil Putra dan Putr...
11:12 - Gerakan Taat Pajak, 25 Per...
16:10 - Bengkalis Raih Terbaik 2 S...
17:08 - DIPA Bengkalis 2019 Mening...
17:29 - Bupati Bengkalis Terima Pe...
17:23 - Bupati Amril Minta Perangk...
16:55 - Sofyan Nakhodai IKA STIT, ...
17:53 - Temu Ramah IKKKM dan Mubes...
16:34 - Mendag Teken Prasasti, UPT...
16:24 - Desember Ini, Baznas Laksa...
13:09 - Jalan Pematang Duku Timur ...
18:09 - Sempat Tertunda, Gaji 68 B...
17:50 - Yuhelmi: Seluruh Kades Ter...
 
Digadaikan Kepada Warga Sekodi, Pemkab Bengkalis “Selamatkan” Dua Unit Mobnas
Minggu, 11/03/2018 - 14:45:59 WIB
Kabid Aset BPKAD Bengkalis, Jumiharto saat menunjukkan salah satu kendaraan dinas yang dicoba untuk digadai oleh salah seorang oknum PNS.
TERKAIT:

BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) “menyalamatkan” dua aset milik Pemkab Bengkalis berupa mobil dinas estate yang berusaha digadaikan oleh salah seorang oknum ASN. Kedua mobil tersebut digadaikan kepada dua orang warga Desa Sekodi Kecamatan Bengkalis.

“Benar memang ada percobaan demikian. Namun kita juga langsung bertindak cepat dan fasilitas mobil daerah tersebut sudah kita amankan dan sekarang berada di BPKAD,” tutur Kepala BPKAD, Aulia melalui Kabid Aset Jumiharto, Jumat (9/3/2018).

Dikatakan, dalam pemberitaan yang berkembang menyebut bahwa satu unit mobil yang digadaikan. Namun, setelah diamankan kendaraan dimaksud, BPKAD mendapati informasi bahwa terdapat satu unit mobil lagi.

“Sesuai informasi yang kita peroleh, pelakunya sama. Mobil dinas ini kita ketahui digadaikan kepada dua orang asal Desa Sekodi Kecamatan Bengkalis. Alhamdulillah kedua kendaraan BM 1110 D dan BM 1109 DP merek estate warna hitam ini sudah kita amankan,” jelas Jumiharto.

Terkait sanksi seperti apa yang akan diterima oleh oknum PNS ini, Jumiharto mengatakan akan diserahkan langsung kepada pihak terkait. Karena pihaknya hanya memiliki kewenangan untuk menjaga aset-aset yang dimiliki Kabupaten Bengkalis.

“Mengenai penindakan atau sanksi, kita serahkan semua kepada instansi terkait, seperti Inspektorat dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan. Tugas kita hanya mengamankan aset milik daerah saja,” katanya.

Penulis: Zulkarnaen
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • LIPI Tinjau Labor Fakultas Teknik dan Balai Benih Faperta UIR
  • Wanita Tewas Tanpa Busana Ditemukan di Apartemen Kebagusan City
  • Meriahkan Hari Jadi ke-10 Kabupaten Meranti, PT RAPP Serahkan Sepeda Motor dan Paket Sembako
  • Dianugerahi Penghargaan "Golden Idiot" oleh Acara TV, Ini Respon Trump di Twitter
  • Pengrusakan Baliho Demokrat, Kepolisian Belum Bisa Ungkap Dugaan Keterlibatan Orang Partai
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved