Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

10:10 - Bijak Berhitung Negeri Unt...
18:10 - Temui Bupati Bengkalis, PL...
14:47 - Antisipasi Lebaran, Dishub...
15:00 - Bengkalis Terima Bantuan M...
13:30 - Kerjasama Peningkatan Kual...
13:06 - Terkait Inti Plasma, Koper...
10:29 - 171 Peserta Ramaikan MTQ T...
12:03 - Penggeledahan KPK di Bengk...
14:21 - Alamak! Ada Gulungan Benan...
14:10 - Dukung Program Upsus Siwab...
10:08 - Sesuai Perda, Kendaraan Di...
15:49 - Selamatkan Keuangan Daerah...
13:51 - Bupati Bengkalis akan Tinj...
12:30 - Bupati Bengkalis Lepas 162...
10:07 - Disdik Bengkalis Targetkan...
08:36 - Situs Rumah Kabel, Saksi B...
17:43 - Sidang Paripurna, Bupati B...
11:23 - Terkait Kesejahteraan Tena...
10:32 - Sudah Dua Minggu, Gas Elp...
13:07 - Terkait Bonus Atlet, Syauk...
 
Digadaikan Kepada Warga Sekodi, Pemkab Bengkalis “Selamatkan” Dua Unit Mobnas
Minggu, 11/03/2018 - 14:45:59 WIB
Kabid Aset BPKAD Bengkalis, Jumiharto saat menunjukkan salah satu kendaraan dinas yang dicoba untuk digadai oleh salah seorang oknum PNS.
TERKAIT:

BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) “menyalamatkan” dua aset milik Pemkab Bengkalis berupa mobil dinas estate yang berusaha digadaikan oleh salah seorang oknum ASN. Kedua mobil tersebut digadaikan kepada dua orang warga Desa Sekodi Kecamatan Bengkalis.

“Benar memang ada percobaan demikian. Namun kita juga langsung bertindak cepat dan fasilitas mobil daerah tersebut sudah kita amankan dan sekarang berada di BPKAD,” tutur Kepala BPKAD, Aulia melalui Kabid Aset Jumiharto, Jumat (9/3/2018).

Dikatakan, dalam pemberitaan yang berkembang menyebut bahwa satu unit mobil yang digadaikan. Namun, setelah diamankan kendaraan dimaksud, BPKAD mendapati informasi bahwa terdapat satu unit mobil lagi.

“Sesuai informasi yang kita peroleh, pelakunya sama. Mobil dinas ini kita ketahui digadaikan kepada dua orang asal Desa Sekodi Kecamatan Bengkalis. Alhamdulillah kedua kendaraan BM 1110 D dan BM 1109 DP merek estate warna hitam ini sudah kita amankan,” jelas Jumiharto.

Terkait sanksi seperti apa yang akan diterima oleh oknum PNS ini, Jumiharto mengatakan akan diserahkan langsung kepada pihak terkait. Karena pihaknya hanya memiliki kewenangan untuk menjaga aset-aset yang dimiliki Kabupaten Bengkalis.

“Mengenai penindakan atau sanksi, kita serahkan semua kepada instansi terkait, seperti Inspektorat dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan. Tugas kita hanya mengamankan aset milik daerah saja,” katanya.

Penulis: Zulkarnaen
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dompet Dhuafa Pendidikan Ajak Anak Mengenal Budaya Indonesia Sejak Dini
  • Suzuki All New Satria F150, Konsisten Menjadi Motor Bebek Terbaik Motor Plus Award 2018
  • Profesor dari Iraq Tanam Empat Batang Kurma di Masjid Al Munawwaroh UIR
  • Sekda Inhil Pelajari Sistem Adminduk Kota Tangerang Selatan
  • Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Ungkap Evakuasi Penyanderaan 18 Guru di Papua Terhalang Kabut
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved